PID & BID Beltim Jadi Pilot Project

????????????????????????????????????

kabarbabel.com–Manggar, Diskominfo Beltim – Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dijadikan pilot project Bursa Inovasi Desa (BID) Program Inovasi Desa (PID) se-Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

Peluncuran dan pembukaan BID diresmikan oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza, di Auditorium Zahari MZ, Selasa (31/10/2017).Demikian release dari Humas Pemkab Beltim Selasa malam kemarin,(31/10/2017) ke redaksi kabarbabel.com.

Dalam releas tersebut menguraikan, BID merupakan ajang pertukaran ide dan berbagi hal yang baik atau keunggulan desa dengan desa lainnya. Diharapkan desa yang belum punya program unggulan akan mengadopsi perencanaan dan inovasi yang ada.

Konsultan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trnasmigrasi (Kemendes PDTT), Didik Haryadi menjelaskan desa diharapkan dapat menciptakan inovasi-inovasi desa yang sesuai dengan kebutuhan desa. Untuk itu, desa diminta dapat saling terbuka membuka ruang informasi terkait pengetahuan, ide, gagasan serta pengalaman-pengalaman untuk direplikasikan dalam membangun desa.

“Inovasi yang dilakukan lebih kepada sharing mangement knowladge. Desa yang sebelumnya punya banyak dana namun bingung mau diapakan, dapat merencanakan dengan efektif dan efisien dari pembelajaran ke desa lainnya,” jelas Didiek saat konfrensi pers BID.

Sedangkan PID lebih dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa, yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian peningkatan produktifitas pedesaan.

Didiek menambahkan, peningkatan itu bertumpu pada pengembangan kewirausahaan, peningkatan SDM, serta pemenuhan dan peningkatan infrastruktur pedesaan.

“PID akan membangun Desa kreatif dan berinovasi untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal, replikasi teknologi, dan percepatan pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Program ini menjadi sarana fasilitasi penguatan manajemen pendampingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat (P3MD) dan pengembangan sistem informasi pembangunan desa,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Beltim menilai program dari Kemendesa PDTT itu akan dapat mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa melalui pemanfaatan dana desa secara lebih berkualitas dengan strategi pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan.

“Kita berharap adanya program ini akan mampu memicu lahirnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif. Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat,” kata Yuslih.

Menurutnya, selama beberapa desa di Kabupaten Beltim sudah mampu membuat program-program inovatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan menambah Pendapatan Asli Desa (PAD).

Ia pun mencontohkan Desa Buding Kecamatan Kelapa Kampit yang mampu bersaing dengan desa-desa lain di Sumatera.(dei)

About kabarbabel 2239 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.