Warga Ngeluh, Limbah Sawit Dibuang ke Sungai Telang Puding Besar

PUDING BESAR, www.kabarbabel.com – Warga Puding Besar mengeluhkan buangan limbah yang diduga dilakukan salah satu perusahaan sawit terbesar di Kabupaten Bangka. Limbah pabrik sawit tersebut dibuang ke Sungai Telang, Puding Besar dan mengakibatkan air tercemar ditandai ikan mati dalam jumlah banyak.

Yunan, salah satu warga sekaligus pemuda Puding Besar kepada wartawan disela-sela acara penanaman Padi di Desa Puding Besar Senin (25/9/2017) kemarin menuturkan, aktivitas pembuangan limbah telah terjadi beberapa tahun belakangan. Baru-baru ini kembali dilakukan pembuangan limbah pada saat musim penghujan sehingga sungai tersebut tak lagi dapat digunakan untuk aktivitas mencari ikan, maupun aktivitas sehari-hari warga.

“Kejadian pas sore hujan di alur pabrik Sungai Telang. Itu limbah pabrik dari PT.THEP dulunya PT. PAL banyak ikan yang mati sudah berton-ton matinya,” kata Yunan, Senin (25/9/2017) kemarin di lokasi penanaman Padi Desa Puding Besar.‎

Pihaknya sudah beberapa kali melapor ke pihak berwenang seperti pihak perusahaan, Badan Lingkungan Hidup, Walhi, namun tidak ada tindakan.

“Tolong sampaikan bahwa limbah di Puding itu sangat parah sekali, karena air kita rusak, termasuk manusia juga rusak jadinya. Kadang-kadang kalau kita mandi itu gatel,” sebut pemuda lainnya, Anan.

Pihaknya meminta limbah itu tidak lagi mengalir ke Sungai Telang karena telah berlangsung sejak tahun 2013 lalu. Padahal sungai itu sangat berarti bagi kehidupan warga.

“Kalau dulu e untuk mandi, nyari ikan, sekarang dak acak agik, Aik e la busuk,” sebutnya.

Terpisah, Manager pabrik CPO PT. Thep, Surya memastikan tidak ada kebocoran limbah dari ipal yang terjadi di pabriknya hingga waktu seperti apa yang dikeluhkan warga.

“Kapan laporan kejadiannya. Kami sudah pastikan tidak ada kebocoran limbah dari ipal dan kita sabtu minggu libur tahun Baru Muharram, thanks,” ujar Surya saat dikonfirmasi via ponselnya.

Sementara itu Direktur Eksekutif Walhi Bangka Belitung Ratno Budi alias Uday menyatakan belum pernah mendengar atau pun menerima laporan soal limbah sawit yang dibuang ke Sungai di Puding Besar. Pihaknya menyarankan warga untuk mendatangi kantor Walhi Babel di Pangkalpinang guna melaporkan kejadian pengrusakan lingkungan itu.

“Kita belum terima laporan itu, coba disarankan ke warga datang ke Walhi,” saran Uday.(kbc).

About kabarbabel 2195 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.