Jembatan Penghubung Dua Kabupaten Nyaris Ambruk

PUDINGBESAR – www.kabarbabel.com, Jembatan Air Penyerang Desa Kayu Besi, Kecamatan Puding Besar nyaris putus setelah dinding bagian dalam jembatan tergerus air sepanjang 3.5 meter. Akan hal tersebut, kendaraan dengan muatan 3 ton dilarang melintasi jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bangka dengan Kabupaten Bangka Barat.

Sekretaris Desa Kayu Besi, Junadi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan tadi sore (20/7/2017) mengatakan, ambruknya dinding bagian dalam jembatan sepanjang 3,5 meter tersebut terjadi tadi siang sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kejadian itu kita ketahui setelah salah satu pekerja proyek siring melaporkan hal tersebut ke pihak desa,” ujarnya.

Mendapati laporan tersebut, dirinya langsung memberitahukan ambruknya dinding jembatan penghubung Kabupaten Bangka dengan Bangka Barat ini ke Bupati Bangka agar ditindaklanjuti.

“Kata Bupati, itu akan diurus oleh pihak Pemkab Bangka dan tadi pihak Pemkab sudah mendatangi lokasi,” katanya.

Junaidi menduga ambruknya dinding bagian dalam jembatan daerah itu disebabkan perencanaan pembangunan sebelumnya yang kurang matang.

“Kalau saya lihat, ini disebabkan oleh perencanaannya yang kurang matang, selain curah hujan yang tinggi membuat dinding bagian dalam jembatan dengan mudah tergerus air,” katanya.

Ditambahkannya, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya langsung menghubungi Polsek setempat guna membantu mengatur lalu lintas terhadap kendaraan yang melintas di jembatan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Puding Besar AKP Fahrudin saat berada di lokasi menambahkan, setelah mendapatkan laporan dari aparat desa setempat, pihaknya langsung mendatangi lokasi jembatan Kayu Besi yang nyaris putus guna mengatur kendaraan melintas di jalan tersebut.

“Antisipasi kita saat ini, kita sudah bekerja sama dengan pihak PU dan kita pasang aba-aba kepada kendaraan yang melintas kita batasi 3 ton,” katanya.

Dikatakannya, saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan.

“Akses jalan pun hanya setengah yang kita gunakan dan malam ini kita pasang penerangan di sekitar lokasi guna menghindari hal-hal tidak diinginkan,” tukasnya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka, Panca yang dikonfirmasi terpisah mengaku pihaknya sudah turun ke lokasi pasca ambruknya dinding bagian dalam jembatan desa Kayu Besi.

“Tadi staf kita sudah ke lapangan dan itu merupakan jalan Propinsi. Langkah kami adalah menyurati pihak provinsi terkait ambruknya dinding bagian dalam jembatan itu,” sebut Panca. (lio).

About kabarbabel 2262 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.