Aan : “Dak kan mungkin masalah ini bisa dipecahkan oleh satu orang…

Wakil Bupati Beltim Burhanudin saat menerima kunjungan Kepala BPS wilayah Bangka Belitung. (Foto:Istimewa/www.kabarbabel.com).

MANGGAR – www.kabarbabel.com, Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanuddin menegaskan pemerintah daerah harus fokus mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Beltim. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk mencari solusi penangulangan kemiskinan.

“Dak kan mungkin masalah ini bisa dipecahkan oleh satu orang atau satu instansi super power sendiri. Masalah kemiskinan masalah bersama,” tegas Burhanuddin seusai menerima Data Potret Kemiskinan dan Ketimpangan Kabupaten Beltim 2016 di Ruang Kerjanya, Rabu (21/6/2017).

Aan, sapaaan akrab Burhanuddin, mengatakan selama ini Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) hanya berkutak-kutik dengan masalah pendataan. Menurutnya untuk penanggulangan kemiskinan harus diintervensi dan ditanggulangi oleh OPD-lainnya.

“Misalnya Dinas Pertanian, Perikananan, Perindustrian, dan Perdagangan itu harus berkolaborasi, harus bersinergi. Dak bisa diselesaikan dari satu dua OPD semata,” kata Aan.

Lebih lanjut, Aan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Beltim itu mengatakan TKPD harus mengintegrasikan program kegiatan antar OPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

“Harus terintegrasi, terprogram, jelas dan fokus menyelesaikan kemiskinan perorang yang tinggi. Pemda harus fokus menyelesaikan permasalahan ini melalui integrasi program antar OPD,” jelasnya.

Saat ini dalam konteks hari raya, TKPKD Kabupaten Beltim melakukan pengendalian harga dengan melakukan operasi pasar murah dan bersubsidi. Tujuannnya agar tingkat daya beli masyarakat khususnya masyarakat miskin dapat terbantu.(Diskominfo Beltim-Ayi/vna/kbc).

About kabarbabel 2429 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.