Syarli : “EDC Selam Selat Bangka Demi Keselamatan Asigara”

SUNGAILIAT–kabarbabel.com ,sejak dinyatakan termasuk dalam cagar budaya Kapal Jepang ‘Asigara’ yang tenggelam tahun 1945 di perairan Selat Bangka dan masuk dalam area Bangka Barat terus dipantau balai konservasi budaya area Bengkulu Jambi Palembang dan Babel.

Dalam pantauan balai ternyata, ada aktivitas pengangkatan bangkai kapal di seputar kapal Asigara yang saat ini sudah termasuk dalam gugusan karang frederich sehingga untuk memastikan terkena atau tidak dan untuk memastikan apakah terpotong atau pengangkatan kapal lain ‘Emas Diving Club’ (EDC) turut dalam tim yang akan menyelami kembali kawasan yang pernah menjadi area pengangkatan bangkai kapal kargo medio April silam.

“EDC, sejak awal sudah dilibatkan dalam penyelamatan asset pariwisata/sejarah Bangka Belitung ini, dimana penyelaman awal tahun 2009 lalu,”demikian Ketua EDC Bangka Syarli Nopriansyah ketika dijumpai Kabarbabel.com di markas EDC , Rabu,(7/6/2017).

Dari balai sendiri akan menurunkan 2 penyelam dan EDC akan menurunkan 4 penyelam. “Demi keselamatan Asigara, besok kami akan selami selat Bangka, mudah mudahan cuaca mendukung,”ujarnya didampingi Petugas Balai dan Pariwisata Provinsi Babel.

Menurutnya, rekomendasi untuk penyeleman dan titik koordinat keberadaan bangkai kapal Asigara yang disinyalir sudah terpotong ini sudah diketahui.

Rekomendasi kementrianpun jelas meminta penghentian aktivitas pengangkatan bangkai kapal di seputa Asigara.

Asigara sendiri keberadaannya sangat fenomenal.Kapal yang merupakan armada Jepang ini tenggelam dan saksi sejarah saat Jepang mulai mundur. Kapal historikal ini memang masih dianggap Jepang milik mereka yang berada di kawasan Babel.

Sehingga, memang diperlukan pengawasan karena memang keberadaan Asigara berkaitan erat dengan pariwisata sejarah dan asset bangsa yang tak ternilai harganya.(HnY)

About kabarbabel 2415 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.