Lihat Situasi Lapangan, Erzaldi dan Irwansyah Tinjau Lokasi Banjir Pangkalpinang

PANGKALPINANG – www.kabarbabel.com, Banjir di Kota Pangkalpinang membuat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bergerak cepat ingin mengatasinya. Erzaldi meninjau langsung titik-titik daerah yang akan dijadikan kawasan penampungan air.

Seperti dilansir pada babelprov.go.id, leninjauan langsung tersebut dalam rangka percepatan penanggulangan banjir dan pemetaan pemukiman perumahan nelayan maupun daerah pesisir.

“Terlebih dahulu titik ini dan akan dilakukan pemetaan pemukiman perumahan nelayan dan daerah pesisir. Ini akan didata dan malam ini juga akan dirampungkan secara teknis, kemudian bagaimana ini akan dilakukan bersama dengan OPD terkait dan mitra pemerintah yakni PT.Timah,” ungkap Gubernur, sebelum melakukan peninjauan lokasi didermaga PT DAK PT.Timah, Ketapang, Rabu (31/5/2017).

Gubernur bersama Walikota Pangkalpinang akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk dipetakan mana yang menjadi bagian pekerjaan pusat, provinsi, kota dan mana yang menjadi bagian mitra pemerintah seperti PT Timah tentang status tanah. Setelah itu baru dapat ditata dan akan dibuat Kolam Retensi sekaligus akan dimanfaatkan menjadi area pemanfaatan lainnya.

Gubernur mengakui bahwa dalam kegiatan penangulangan banjir ini membutuhkan dana yang cukup besar. Untuk normalisasi saja membutuhkan dana Rp 360 miliar, belum untuk biaya retensi lebih kurang 168 juta kubik air yang akan ditampung.

Dalam hal ini Gubernur mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat Bangka Belitung untuk bersama mempercepat penangulangan banjir di Pangkalpinang dan sekitarnya dengan target waktu lebih kurang tiga tahun. Menanggapi hal tersebut, Walikota Pangkalpinang, Irwansyah menyambut baik dan mengapresiasi kinerja Gubernur untuk mengajak bekerja bersama mengatasi persoalan banjir.

Tahun ini (2017) Kota Pangkalpinang telah menganggarkan dana 10 Miliar untuk normalisasi sungai. Setelah dilakukan normalisasi sungai, terbukti saat curah hujan lebat di Pangkalpinang beberapa waktu yang lalu kondisi banjir tidak separah seperti tahun lalu.

Irwansyah menyatakan bahwa tahun ini Kota Pangkalpinang bekerjasama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) akan membuat master plan dan setelah disusun Detail Engineering Design (DED), kemudian akan ditindaklanjuti dengan pembuatan Amdal untuk penanggulangan banjir .

“Normalisasi tahun ini (2017) dan tahun depan (2018) tetap menjadi prioritas, dimana pada tahun 2018 dialokasikan dana sebesar Rp 70 Miliar. Mengapa ditahun ini berbeda dengan tahun 2018, karena saat ini kota Pangkalpinang telah membangun Rumah Sakit dan itu murni biaya APBD, jadi kita selesaikan dulu satu persatu,” papar Irwansyah.

Peninjauan ini diawali dari PT.DAK PT.Timah menuju sungai sepanjang muara Teluk Bayur dan Kolong pasar ikan menggunakan perahu karet milik Bazarnas dan pihak Kepolisian.(kbc).

About kabarbabel 2428 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.