Komnas Perlindungan Anak Apresiasi Gerakan Sekampong Ngenjage Anak di Beltim

Arist Merdeka Sirait (foto:Diskominfo Beltim/www.kabarbabel.com).

MANGGAR-www.kabarbabel.com, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mendeklarasikan ‘Gerakan Sekampong Ngenjage Anak dan mengukuhkan Satuan Tugas Terpadu Menangani Anak (Satgas Teman Anak).

Menurutnya, hal itu merupakan bentuk komitmen isi konvensi PBB mengenai Hak Anak dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

 “Itu memang kewajiban pemimpin daerah untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dan partisipasi anak untuk bersama-sama memutus kejahatan-kejahatan terhadap anak yang didominasi oleh kekerasan seksual. Di Beltim ini meski jumlahnya kecil tapi kejahatan seksual terhadap anak mendominasi,” kata Arist sesuai melantik dan mengukuhkan Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA)Kabupaten Beltim, di Auditorium Zahari MZ, Rabu (31/5/2017).

Arist mengungkapkan salah satu bentuk peranan pemerintah daerah adalah bagaimana menggerakkan penduduk kampung, tokoh masyarakat dan elemen yang ada. Di Kabupaten Beltim sendiri Gerakan tersebut dinamakan ‘Gerakan Sekampong Ngenjage Anak’.

 “Gerakan ini penting sekali, karena mayoritas kekerasan seksual anak dilakukan oleh orang dekat yang ada di lingkungan anak. Dengan adanya gerakan ini mata mata rantai kekerasan terhadap anak akan terputus,” ujarnya.

Kabupaten Beltim sendiri merupakan Kabupaten ke-87 di Indonesia yang melaksanakan deklarasi dan gerakan tersebut. Di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung, Kabupaten Beltim yang pertama melakukan terobosan untuk kepentingan anak.

“Ini adalah pilot project bagi kabupaten-kabupaten lain. Disamping indikatornya bisa terukur, baik itu, tiga bulan, 6 bulan ataupun setahun, ada hasil kongkritnya. Kita bisa lihat, terjadikah penurunan-penurunan kasus kekerasan terhadap anak,” ungkap Arist.

Dilanjutkannya indikator tersebut nantinya akan disusun bersama dengan masyarakat, pemerintah serta pihak terkait lainnya. Untuk itu, Komnas Anak akan memberikan pelatihan kepada LPA dan masyarakat desa.

“Kita pilih daerah-daerah yang terjangkau dan dapat terukur. Gak sekedar MoU, kita melatih orang-orang di kampung bagaimana menjaga anak dengan kasih sayang,” ujarnya.(Diskominfo Beltim/kbc).

About kabarbabel 2051 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.