Warisan Sejarah Yang Tersembunyi Di Kampung Gedong Belinyu

Mahasiswa STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat saat Study Tour di Belinyu, Minggu (14/5/2017). (Foto:Istimewa-www.kabarbabel.com).

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Sebuah Kunjungan study tour diadakan oleh mahasiswa/i semester 6 jurusan komunikasi STISIPOL PAHLAWAN 12 di Kampung Gedong, Belinyu pada (14/5/2017). Kampung Gedong ditetapkan sebagai desa wisata tahun 2000 oleh pemerintah Kabupaten Bangka.

Kampung ini dihuni oleh orang-orang etnis China lama yang masih sarat akan budaya China. Suasana kampung yang begitu kental dengan etnis China serta nuansa kuno masih begitu sangat terasa meski telah banyak yang berubah.

Bangunan-bangunan rumah yang didesain dengan sangat luas terdapat tempat doa yang begitu khas. Ada pula kelenteng-kelenteng merah menyambut rombongan mahasiswa STISIPOL PAHLAWAN 12. Kampung ini begitu kaya akan warisan sejarah, mulai dari kisah terbentuknya kampung gedong yang dibentuk oleh 6 kepala parit (juragan tambang timah) serta barang- barang peninggalan sejarah ada di kampung ini. Namun sayangnya tak semua dapat kita lihat.

Apen atau Kheng Phien salah satu tokoh di kampung ini mengatakan bahwa kampungnya memiliki begitu banyak warisan sejarah. Menurut Apen juga , meski telah menjadi desa wisata, kampungnya ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Sehingga kampungnya ini hanya melekat nama desa wisata tanpa fasilitas yang memadai,” kata Apen.

Kunjungan study tour ini merupakan salah satu acara learning by doing, yang lalu dilanjutkan dengan family & media ghatering di Pantai Penyusuk Belinyu. Rombongan juga mengunjungi benteng bersejarah yang ada di belinyu yaitu Benteng Kunto Panji.

Menurut koordinator acara, David Pratama, selain sebagai acara study tour, kegiatan ini juga dilakukan sebagai ajang menambah ilmu serta wawasan tentang sejarah yang ada di Bangka, serta mempererat silahturahmi antara mahasiswa, dosen dan media.

David juga menuturkan, bahwa belajar di kampus STISIPOL Pahlawan 12 tidak hanya terpaku pada teori, namun dapat langsung diaplikasikan di lapangan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk promosi kampus, bahwa kampus STISIPOL ada dan akan terus berkarya.Mahasis

*Table Manner Dan Pisah Sambut

MAHASISWA/i STISIPOL Pahlawan 12 mengadakan acara table manner dan pisah sambut, sebagai rangkaian acara learning by doing. Acara dihadiri oleh para dosen, mahasiswa/i serta media.

Heri Oktara selaku koordinator acara mengatakan, dengan diadakan acara ini diharapkan mahasiswa dapat menjadi seorang party planner yang handal serta dapat menambah wawasan. Acara dijadwalkan pada Senin (15/5/2017) mulai pukul 18.30 bertempat di Pesona Bay.

Selain sebagai acara table manner, juga merupakan acara pisah sambut ketua STISIPOL Pahlawan 12. Tujuan dari acara ini juga adalah sebagai ajang silahturahmi antara mahasiswa/i, alumni, dosen serta pihak media.
“Ini merupakan acara ke 3 dari 6 acara yang akan dilaksanakan sebagai pembelajaran mata kuliah PR profesional. Acara pertama adalah study tour ke kampung gedong, dilanjutkan acara ke dua yaitu family dan media ghetring di Pantai Penyusuk, Belinyu,” jelas Heri. (Esty Wahyuningsih/Mahasiswi STISIPOL Pahlawan 12/kbc).

About kabarbabel 2241 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.