Badan Standar Nasional Pendidikan RI Tinjau UNBK dan UNKP SMP Di Belitung

TANJUNGPANDAN – www.kabarbabel.com,  Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan Prof. Dr. Ir. Erika Budiarti Laconi, Selasa (2/5), melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP tahun 2017 di Kabupaten Belitung.

Peninjauan yang dilakukan pada hari pertama berlangsungnya ujian ini, bermaksud untuk mendukung  kelancaraan pelaksanaan UN yang dilaksanakan dengan dua metode ujian yakni UNBK dan UNKP.

Sebelum memantau pelaksanaan UN, Erika Budiarti dengan didampingi Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Belitung Edhie Wahyono, Sekretris Dindikbud  Paryanta, S.Pd S.I.P M.Si dan Kabid Pembinaan SMP Sutawijaya, MPd menemui Wakil Bupati Drs.Erwandi A Rani di ruang kerjanya.

Selanjutnya bersama Wakil Bupati Belitung, Erika Budiarti memantau pelaksanaan UNBK di SMP PGRI 2 dan SMP Negeri 2 Tanjunpandan, serta pelaksanaan UNKP di SMP Negeri 3, SMP Regina Pacis, MTs Negeri dan SMP Negeri 7 Tanjungpandan.

Dalam kesempatan memantau pelaksanaan UN tersebut, Erika Budiarti mengatakan bahwa daerah yang berprestasi dalam penyelenggaraan UNBK akan diberikan penghargaan langsung oleh Presiden. Erika Budiarti juga menyatakan kekagumannya terhadap sekolah di Belitung.

“Sekolah di Belitung rapi dan bersih, Integritas penyelenggaraan UN di Kabupaten Belitung juga dinilai baik. Diharapkan tahun ini SMP di Belitung masuk 10 teratas untuk Nilai Indeks Integritas UN seluruh  Indonesia dan tahun depan  diharapkan akan lebih banyak  lagi sekolah yang ikut UNBK,” sebut Erika Budiarti, Selasa (2/5).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung melalui Kabid Pembinaan SMP, Sutawijaya, MPd mengatakan UNBK merupakan sistem ujian yang menggunakan komputer sebagai media penyajian soal dan menjawab soal ujian. Sedang UNKP merupakan sistem ujian tertulis yang masih menggunakan media kertas dan pensil.

“Untuk Kabupaten Belitung, SLTP yang menyelenggarakan UN tahun 2017 berjumlah 30 sekolah, dengan jumlah peserta ujian sebanyak 2677 orang, yang terdiri dari 1354 orang siswa dan 1323 orang siswi,” kata Sutawijaya.

Dilanjutkannya, UN dengan metode UNBK diikuti oleh 12 SMP Negeri/Swasta serta 1 MTs Darul Arofah Sijuk. Sedangkan UN dengan metode UNKP diikuti 18 SMP Negeri/Swasta serta MTs Negeri dan MTs At-Taqwa Tanjungpandan.

“Pelaksanaan UNBK tersebut terbagi dalam 3 sesi. Sesi pertama pkl 07.30 – 09.30, sesi kedua pkl 10.30 – 12.30, dan sesi ketiga pkl 14.00 – 16.00. Sedangkan pelaksanaan UNKP dimulai pada pukul 10.30 hingga  pukul 12.30,” terang Sutawijaya.

Sutawijaya juga mengatakan, pada hari pertama UN sempat terjadi kendala pada ujian sesi kedua, yakni terjadi gangguan  listrik. Namun hal tersebut tidak mengganggu kelancaran ujian secara umum.

“Aliran listrik sempat mati sekitar  10 menit, terjadi pukul 10.50 hingga 11.00,” ujar Sutawijaya.

Sutawijaya menambahkan, pemantauan pelaksanaan UN pada hari kedua, dijadwalkan di Tempat Ujian Komputer (TUK) di SMK Negeri 2 tempat berlangsungnya pelaksanaan UNBK oleh SMP Negeri 1 dan  SMP Negeri 6 Tanjungpandan.

“Kemudian akan dilanjutkan dengan peninjauan ke  SMK Negeri 1 Tanjungpandan, yang digunakan untuk UNBK oleh SMP Negeri 5 Tanjungpandan dan SMP Muhammadiyah Tanjungpandan,” pungkas Sutawijaya. (diskominfo-fit/kbc/*yab)

About kabarbabel 2415 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.