Puluhan Peserta Ikuti Lomba Kebaya Hari Kartini

Bupati Beltim Yuslih Ihza menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Kebaya Modern dan Kebaya Kartini pada momen Peringatan Hari Kartini tahun 2017 di Kabupaten Belitung Timur

MANGGAR – www.kabarbabel.com, Sebanyak 64 orang peserta dari berbagai Organisasi Kewanitaan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (27/4/2017), tampil dalam ajang Lomba Kebaya Modern dan Kebaya Kartini pada puncak acara Peringatan Hari Kartini tahun 2017 yang berlangsung di Gedung Auditorium Zahari MZ Kabupaten Beltim. 64 orang peserta ini terbagi ke dalam dua kategori yakni, 42 orang peserta Lomba Kebaya Modern, dan 22 orang peserta Lomba Kebaya Kartini.

Pemenang lomba kategori Kebaya Modern diraih oleh Ria Oktivia, peserta yang berasal dari Bhayangkari Polres Beltim. Sedangkan pemenang lomba kategori Kebaya Kartini diraih oleh Rizky Ananda, peserta dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim.

“Kegiatan ini untuk melestarikan nilai luhur dan semangat juang, yang terkandung dalam sejarah bangsa Indonesia, khususnya kepada kaum perempuan, agar dapat mempertebal tekad keyakinan serta kelanjutan perjuangan mengisi kemerdekaan,” ungkap Ketua Pelaksana Lomba Kebaya Modern dan Kebaya Kartini Peringatan Hari Kartini tahun 2017 Kabupaten Beltim, Yuniarti, Kamis (27/4).

Yuniarti juga mengatakan, masih banyak peserta yang belum memahami kriteria  tentang Lomba Kebaya Modern dan Kebaya Kartini. Hal ini dicontohkannya, masih banyaknya peserta yang memakai bunga melati dan memakai kain songket serta sejenisnya.

“Kalau Kabaya Kartini itu tidak memakai Kotabaru, pakai sanggul, tidak memakai kalung Jawa atau aksesoris Jawa, tidak pakai sepatu highheel, jilbab dan lain-lain. Sedangkan Kebaya Modern agak bebas namun tetap tidak memakai selendang,” jelas Wanita yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Beltim ini.

Masih menurut Yuniarti, pada Peringatan Hari Kartini tahun 2017 di Kabupaten Beltim, panitia memang hanya menggelar dua Lomba Kebaya saja. Namun pada tahun-tahun selanjutnya, pelaksanaan Peringatan Hari Kartini akan diusahakan lebih meriah dengan menggelar lebih banyak lagi jenis lomba.

Sementara itu Bupati Beltim, Yuslih Ihza mengingatkan bahwa Peringatan Hari Kartini tidak hanya sekedar mengenakan busana nasional dan kegiatan-kegiatan lomba yang bersifat sementara. Tetapi diharapkan lebih menuju kepada sesuatu yang bersifat perjuangan, yang akan lebih berguna untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

“Harapan saya, peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi momentum kebangkitan kaum perempuan, untuk ikut berpartisipasi dan berusaha memberikan yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Beltim,” sebut Yuslih.

Menurut Yuslih, dalam kaitan pembangunan di Kabupaten Beltim khususnya pemberdayaan perempuan, banyak program pembangunan yang harus menjadi fokus dan membutuhkan partisipasi dari kaum perempuan untuk menjadi motor penggerak. Yuslih mencontohkan salah satunya upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“Ibu-ibu bisa turut serta membantu pemerintah menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi, pendidikan dasar sembilan tahun, mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Selain itu keikutsertaan perempuan dalam memastikan kelestarian lingkungan hidup juga penting dan masih banyak lain sebagainya,” pungkas Yuslih (diskominfo/kbc/*yab)

About kabarbabel 2245 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.