Saiful: Acara Skala Nasional, Wabup Tidak Diberi Tahu, Alangkah Menyedihkan

*Kisruh Bangka Expo 2017

*APDESI Datangi Wabup dan Wabup Tidak Tahu Menahu

SUNGAILIAT –  www.kabarbabel.com, Bangka Expo 2017 pameran berskala nasional yang akan digelar di THR Sungailiat, menimbulkan permasalahan. Sabtu (8/4/2017) APDESI (Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Bangka mendatangi wakil bupati dan mengadu persoalan yang dihadapi menjelang Expo Bangka 2017.

Dihadapan Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah, sekitar 35 kepala desa mempertanyakan kejelasan dari kegiatan Expo Bangka yang akan melibatkan seluruh desa yang ada di daerah ini.

Pasalnya para kepala desa yang tergabung dalam APDESI tersebut, mempertanyakan sewa petak yang akan dipakai untuk pameran dan sewa petak tersebut sangat tinggi sekali.

”Saya minta agar pemerintah menjelaskan dengan gamblang bagaimana persoalan sewa petak itu. Apakah menggunakan dana APBD atau menggunakan dana lain. Kalau memang EO dari kegiatan tidak bisa diajak berunding, maka kita sepakat seluruh desa tidak akan mengikuti Bangka Expo,”tegas Sekretaris, APDESI, Bangka Syaiful Ahyar.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan dari beberapa kepala desa, sepertinya Wakil Bupati Bangka Rustamsyah kebingungan dan akhirnya memutuskan untuk memanggil, kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Bangka, Thony Marza.
Dihadapan para kepala desa, Thony menjelaskan bahwa kegiatan Bangka Expo itu tidak ada dana sepeserpun dari pemerintah dan juga tidak menggunakan uang APBD. Semua kegiatan, mau rugi atau untung kan ditanggung oleh pihak EO nya. Sedangkan dari pemerintah sifatnya hanya membantu mensukseskan kegiatan tersebut.

“Jadi semua menjadi tanggung jawab EO nya dan bukan pemerintah daerah,” jelas Thony.
Sementara ditambahkan Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah bahwa dirinya sendiri selaku wakil bupati, tidak pernah tahu menahu dengan kegiatan itu.

“Bahkan sampai hari ini, diberitahu saja tidak, baik itu lisan apalagi tertulis. Saya tidak tahu benar, mana yang namanya EO nya dan mana panitianya. Saya sendiri juga habis pikir, kenapa saya tidak diberi tahu. Seharusnya kepala dinas yang terlibat membantu kegiatan ini, memberi tahu saya. Namun kenyataannya saya benar-benar tidak tahu,” cetusnya.
Mendengar pernyataan Wakil Bupati Bangka, yang terus terang blak-blakan mengenai kondisi sebenarnya, para kepala desa pun terbengong-bengong, karena para kepala desa menduga bahwa antara bupati dan wakil bupati tidak nyambung dan miss komunikasi.

Menurut Sekretaris APDESI, Saiful Ahyar, bahwa hal ini membuat dirinya serta para kepala desa sangat prihatin sekali. ”Saya dan teman-teman kepala desa yang hadir di ruang kerja wakil bupati, benar-benar sedih dan prihatin. Sebab, bisa terjadi seperti ini di satu pemerintahaan, antara bupati dan wakil bupati tidak ada koordinasi dan ini perlu kita pertanyakan. Kalau EO nya sudah bertemu bupati, aturannya wakil bupati juga dikasih tahu. Berarti EO nya tidak menghormati wakil bupati. Untuk itu kita tunggu pertemuan hari Selasa nanti, antara para kepala desa dan EO nya serta bupati. Kalau pertemuan nanti bisa ada titik temu yang bagus, kita seluruh desa akan ikut kegiatan Bangka Expo. Kalau persoalan dana tidak menjadi persoalan, namun harus jelas ” tuturnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak EO masih diupayakan konfirmasinya oleh www.kabarbabel.com. (eru)

About kabarbabel 2395 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.