Lampu Jalan Jadi Bahasan DPRD bersama PLN dan KNPI

Rapat Dengar Pendapat Komisi A dan Komisi C dengan PLN KNPI membahas salah satunya soal Lampu Jalan

*Semua Pelanggan PLN Bayar PPJ, Tak Semua Menikmati Lampu Jalan

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Anggota dewan DPRD Bangka dari Komisi A dan Komisi C rame-rame bertanya soal lampu jalan ke pihak PLN. Sayangnya masalah yang tidak sepenuhnya menjadi wewenang PLN ini masih menutup kejelasan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sejauh mana peruntukan dananya.

Salah satu anggota Komisi C DPRD Bangka, ‎Riniati Sajuni mengatakan, lampu jalan sering ditanyakan oleh warga, khususnya di Belinyu sebagai daerah pemilihannya. Beberapa tempat seperti wilayah kota dekat perumahan timah tampak banyak lampu jalan tidak terpasang.

“Di situ gelap, kadang juga jadi tempat mesum karena tidak ada lampu. Saya ditanya terus sama warga karena mereka anggap telah bayar,” kata Riniati Sajuni.

Hal senada disampaikan juga oleh TjindRrajana yang menyatakan kalau PPJ sering menjadi pertanyaan karena tidak merata terpasang dan terkadang tidak menyala atau rusak. Untuk itu perlu dijelaskan seperti apa pungutan PPJ dalam tarif PLN sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya lagi mengenai PPJ.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi C DPRD Bangka Hendra Yunus, perwakilan PT. PLN yakni Manajer PT. PLN Rayon Sungailiat Robert menguraikan, pihaknya hanya dalam kapasitas melakukan pungutan terhadap PPJ yang secara otomotas terpotong. Misalkan untuk daya 1300 maka PPJ dalam token listrik 100 ribu senilai 10 persen atau 10 ribu.

Persentasi PPJU berbeda pada beberapa daerah, seperti di Bangka Selatan hanya mencapai 7 persen. Sedangkan di Kabupaten Bangka memiliki potongan sebesar 10 persen yang untuk urusan penyaluran dari PT. PLN ke pemda dilakukan oleh PLN Wilayah Babel.

“Kami tidak punya wewenang menjelaskan berapa besarannya, yang pasti terpotong 10 persen itu tiap bulan yang dipungut disetorkan PLN wilayah ke kas daerah,” kata Robert.

Terkait kalau adanya kerusakan pihaknya meminta untuk disampaikan ke PLN, karena PLN terkadang tidak tahu dimana titik kerusakan. “Bisa jadi karena pulsanya habis, MCB jatuh dan kalau ada yang menyampaikan itu akan mempermudah untuk mengeceknya,” tukas Robert.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah mengatakan perlu diketahui berapa besaran PPJ yang diterima Pemda dari PLN. PPJ yang dibebankan ke seluruh pelanggan PLN namun untuk penikmatnya belum merata, hanya beberapa warga saja.

“Orang Puding, orang Saing, orang Kotawaringin juga menginginkan lampu jalan karena mereka dipungut diawal 10 persen untuk PPJ itu,” sebut Syarli.

Menurutnya, perlu dijelaskan nanti berapa besaran penerimaan per kecamatan‎. Misalkan Belinyu PPJ ada 8 miliar berapa peruntukannya, apa dasarnya. Ia anggap, besaran PPJ yang berbeda tiap daerah menjadi menarik karena sejak beberapa tahun lalu selalu menjadi pertanyaan.

“Masalah lainnya, untuk penerangan lampu jalan yang telah dianggarkan dan dilaksanakan ‎begitu ada masalah seperti rusak kerap sekali masih terjadi saling lempar wewenang tanggung jawab dalam mengatasinya, sehingga harus juga jadi perhatian,” tergasnya.

Sementara itu Ketua Simpul Babel, Ujang Suprianto yang ikut hadir meminta perlu ada pertemuan lanjutan dengan mengundang pihak terkait termasuk PLN Area Bangka. Sebab, ada penjelasan yang tidak bisa dijelaskan oleh PLN Rayon Sungailiat dan harus dijelaskan PLN area Bangka.

Peserta rapat juga bersepakat akan menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas PPJU dengan mengundang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan. Diminta juga untuk menghadirkan Dinas Pendapatan Daerah terkait untuk mengetahui besaran PPJ yang diterima daerah dari PLN.

Sementara penelusuran www.kabarbabel.com, berdasarkan Perda Kabupaten Bangka Nomor 5 tahun 2010 tentang Pajak Daerah pada Bab VII memuat tentang Pajak Penerangan Jalan. Pada Pasal 31 Ayat 1 Bab VII ini menerangkan Tarif Pajak Penerangan Jalan ditetapkan paling tinggi 10 persen. Pada Pasal 32 ayat 3 dijelaskan Hasil penerimaan Pajak Penerangan Jalan sebagian dialokasikan untuk penyediaan penerangan jalan melalui mekanisme anggaran yang berlaku. (vna/kbc).

About kabarbabel 2424 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.