IRT 2 Anak Gantung Diri Sempet Curhat Soal Rumah Tangga ke Bu RT

Jasad Almarhumah Eka (27) saat dievakuasi ke mobil polisi untuk divisum ke rumah sakit. (foto: www.kabarbabel.com).

‎SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Eka (27) warga Gang Ketuyut Kampung Baru, Lingkungan Limbang Jaya RT III Kelurahan Surya Timur, Sungailiat ditemukan tewas gantung diri oleh suaminya, Kaka (30) di dalam rumahnya, Kamis (3/4/2017) siang. Korban diduga nekad mengakhiri nyawanya dengan menggantung diri di dalam rumah setelah sebelumnya masih terlihat seperti melakukan aktifitas kesehariannya di rumah.‎

Setelah hari beranjak siang, Kaka bersama anak keduanya yang berusia delapan bulan berada di samping rumah tetangga dekatnya rumah. Sekitar pukul 11.30 WIB, sembari menggendong anak bungsunya itu, Kaka pun masuk ke dalam rumah.
Setelah berada di dalam rumah, Kaka berjalan menuju dapur rumah dan tersenggol oleh sesuatu benda yang berada di balik hordeng.

Pada saat Kaka menarik hordeng tersebut, Kaka langsung syok melihat sang istri sudah terbujur kaku dengan kondisi leher tergantung di dalam rumahnya. Atas kejadian ini, Kaka langsung menurunkan jasad yang istri yang tergantung. Tak lama berselang, kejadian ini langsung menyebar dan mengundang perhatian masyarakat sekitar hingga pihak Kepolisian mendatangi TKP.

Ketua RT III Lingkungan Limbang, Ita saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di kediaman duka mengaku terkejut atas kejadian ini. Namun menurutnya, selama ini sejak korban tinggal bersama suaminya di Limbang Jaya, keluarga tersebut terbilang jarang bergaul dengan masyarakat sekitar.

“Ku tau kejadian ini dari pak Kaling yang menelpon saya. Setelah saya cek, ternyata yang meninggal gantung diri ini adalah warga saya. Setelah itu saya langsung pulang menuju rumah duka,”ujar Ita.

Disinggung sebelum kejadian terjadi, apakah korban pernah terlibat cekcok mulut dengan sang suami, Ita pun menjawab tidak. Hanya saja, sebelum kejadian ini terjadi, korban pernah mencurahkan isi hatinya kepada dirinya atas permasalahan rumah tangga dengan suaminya, Kaka.

“Jadi die ade curhat same ku, tepat Sabtu (1/4/2017) pagi. Die nebeng ku ngambik rapot anak ku. Sudeh tu cerita kek ku kalo die dak akor kek laki a sejak sebulan ni. Men masalah a kate a masalah orang laki a. Die tu mangkel ati n nahan hati kek sikap laki a. Cuma die pernah bilang kalo die nek bunuh diri,”katanya.

Selaku ketua RT lingkungan setempat, Ita mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa korban. Pasalnya, korban meninggal dua orang anak yang masih berusia delapan tahun dan delapan bulan yang masih membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya.

“Dak sampai hati ku ngeliet a. Anak yang bungsu agik nitek, yang besak baru kelas due SD. Dak pacak ngisah a ku ngeliet kejadian ni,”ucapnya Iba.

Sementara itu, pihak Kepolisian Polsek Sungailiat dan Polres Bangka yang berada di TKP langsung melakukan visum terhadap jasad korban. Namun guna memastikan kematian korban, jasad korban dibawa ke RSUD Sungailiat untuk dilakukan otopsi.
Kapolsek Sungailiat, AKP Yudha Wicaksono saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan kejadian ini ia ketahui setelah menerima laporan dari Kanit Sabhara Polsek Sungailiat terkait adanya kejadian gantung diri di lingkungan Limbang Jaya, Kelurahan Surya Timur, Sungailiat.

“Pertama kali ada laporan dari Kanit Sabhara kami tadi sekitar pukul 11.30 WIB ada kejadian gantung diri di kampung baru, Lingkungan Limbang Jaya, Kelurahan Surya Timur, Sungailiat atas nama korban Eka,”ujarnya.

Kendati telah dilakukan visum oleh tim identifikasi Polres Bangka, pihaknya membawa jasad korban ke RSUD Sungailiat untuk divisum ulang agar tidak terjadi kesimpang siuran atas kejadian gantung diri ini. ‎ Sedangkan, berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Bangka dan hasil olah TKP yang dilakukan di lapangan, dugaan sementara korban murni gantung diri.

“Karena di tubuh korban yang pertama tidak ditemukan luka lebam atau luka yang menyebabkan korban meninggal secara paksa. Terus yang kedua ditemukan bekas jeratan tali di leher korban,” katanya.

Ditambahkan Kapolsek, usai dilakukan otopsi nantinya, pihak keluarga korban maupun suami korban menginginkan korban langsung dibawa ke kediaman orang tua korban di Air Itam Pangkalpinang guna dikebumikan.

“Tapi yang pastinya, kita lakukan visum terlebih dahulu di RSUD Sungailiat guna memastikan kematian korban,” sebut Yudha.(vna/kbc).Jasad

About kabarbabel 2072 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.