Pajak Penerangan Jalan Umum Semua Dipungut, Yang Nikmati Segelintir Saja‎

Struk token Listrik PLN yang selalu mencantumkan Biaya PPJ atau Pajak Penerangan Jalan.

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Pajak Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Bangka menuai pertanyaan ketika melihat realita belum semua jalan terpasang lampu jalan. Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Bangka, Deasy Arisandy dari Fraksi Geri‎ndra menyampaikan banyaknya keluhan dari masyarakat soal pungutan PJU bagi seluruh pelanggan PLN namun tidak semua menikmati penerangan jalan.

Keluhan juga datang dari salah satu warga Sungailiat yang menyatakan, pungutan yang dilakukan Pemda melalui PLN belum setimpat dengan lampu jalan bagi jalan-jalan warga. Padahal PPJ dipotong otomatis dari setiap pembelian token pulsa yang nilainya untuk di Kabupaten Bangka mencapai 9 persen.

Baca juga:http://www.kabarbabel.com/2017/03/29/%e2%80%8e-masyarakat-ngeluh-pajak-bayar-terus-tapi-tidak-menikmati-lampu-jalan%e2%80%8e/

“Awalnya saya tidak terlalu “ngeh”. Tapi pas muncul berita soal PPJ dan kebetulan saya beli pulsa listrik 200 ribu, di struk tertera PPJ Rp18.182,00 artinya sekitar 9 persen lebih,” kata warga Sungailiat, Mi yang tinggal dekat Bukit Betung ini.

Pria yang minta namanya jangan ditulis lengkap ini menilai, kondisi penerangan jalan harusnya ‎mutlak menjadi hak warga ketika Pemda mewajibkan warga membayar tiap bulan lewat pemotongan otomatis token listrik. Namun realita yang ada, jangan kan di pinggiran kota, di tengah kota pun ada yang tidak terpasang lampu jalan, atau terpasang tapi rusak.

“Lihat saja di Simpang Kantor Kejaksaan itu lampu jalannya selain rusak gak nyala hampir jatuh karena sudah patah, tidak diperbaiki. Belum lagi yang rusak di jalan protokol, Jalan Sudirman. Kalau di pinggiran atau di kampung gak usah ditanya lagi,” tukasnya.

Lampu Jalan di Simpang Kejaksaan Negeri Bangka yang tampak rusak

Lebih lanjut ia katakan, bila menganalisis pernyataan Manager PLN Rayon Sungailiat bahwa untuk pelanggan di Kecamatan Belinyu, Riau Silip, Pemali dan Sungailiat ada sekitar 50 ribu, maka diperkirakan untuk Kabupaten Bangka setidaknya sekitar 75 ribu pelanggan. Dengan asumsi, 25 ribu ada di Kecamatan Puding Besar, Bakam, Mendo Barat dan Merawang.

Baca juga: http://www.kabarbabel.com/2017/04/01/pajak-lampu-jalan-dipungut-dari-seluruh-pelanggan-pln%e2%80%8e/

“Kalau 75 ribu pelanggan dirata-ratakan saja pakai token listrik 200 ribu, gak usah banyak segitu saja bisa tergambarkan berapa pajaknya. Kalau 9 persen PPJ maka ada 18 ribu tiap pelanggan per bulannya, bila 18 ribu dikalikan 75 ribu pelanggan hasil PPJ di Kabupaten Bangka sekitar Rp 1.350.000.000,- atau sekitar 1,3 M, besar sekali sebenarnya. Itu belum pelanggan yang sebulan bisa lebih dari 200 ribu beli pulsa listriknya,” jelasnya.

Jumlah Rp 1,3 M tersebut menurutnya bila dikalikan 12 bulan dalam setahun nilainya mencapai Rp 16.200.000.000,- atau sekitar Rp 16,2 M dalam setahun. PJU tersebut apabila dikembalikan untuk lampu jalan bagi warga maka dalam beberapa tahun saja ia anggap sudah banyak lampu terpasang.

“Untuk itu ini lah yang harus jadi perhatian, jangan sampai kita dipungut tapi yang menikmatinya segelintir orang. Kalau di sebagian kota saja tak kecipratan terangnya lampu jalan bagaimana yang di pelosok. Dana sebesar itu harusnya sudah bisa menghasilkan belasan bahkan puluhan ribu lampu jalan dalam setahun saja,” jelasnya.

Sebelumnya pihak‎ Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Bangka sempat menyatakan kalau pihaknya hanya menerima pengadaan lampu jalan. Walau belum seluruh namum menurut Kabid Perhubungan, Iskandi pemasangan terus dilakukan dengan prioritas jalan tikungan, jalan tebing serta memiliki tiang PLN.

Baca juga: http://www.kabarbabel.com/2017/03/30/soal-lampu-jalan-perhubungan-sebut-terus-lakukan-pemasangan/

“Kita berusaha membuat terang berderang Kabupaten Bangka ini. Bahkan sekarang sudah sampai Penagan, simpang Belinyu dan lainnya. Tapi memang tidak bisa mengakomodir keseluruhan langsung,” kata Iskandi. (vna).‎

About kabarbabel 2405 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.