Waduh, Ada PAUD Masih Numpang di Posyandu dan Bekas Warung

*Dedi Harap Ada Kepedulian Pemda

PEMALI – www.kabarbabel.com, Wakil Ketua DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dedy Yulianto blusukan ke desa-desa yang ada di Kabupaten Bangka dan meninjau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam tinjauannya, kondisi PAUD banyak yang memperihatinkan karena masih menumpang di Posyandu dan juga ada PAUD yang menumpang di bekas warung.

“Saya prihatin dan sedih melihat persoalan seperti ini. Tentunya kita berharap pemerintah Kabupaten Bangka segera membantu mereka membangun PAUD-PAUD yang layak untuk belajar,” ungkap Dedy ketika ditemui, saat meninjau, PAUD Pemali, kemarin (18/3/2017).

Menurut Dedy, seharusnya pemerintah Kabupaten Bangka segera turun tangan menata dan membenahi PAUD-PAUD yang ada. Jangan sampai hanya PAUD-PAUD yang ada di Kota saja yang bagus, namun PAUD-PAUD di desa kondisinya tidak layak untuk tempat belajar.

“Saya bukan mengkritik, namun sekedar memberi masukan ke pemerintah daerah. Sebab dana untuk SMA sudah diambil alih oleh propinsi. Beban APBD kabupaten untuk pendidikan tingkat SMA sudah diambil alih Propinsi. Untuk itu kita berharap tingkat SD, SMP di Kabupaten gratis dan tidak ada lagi biaya tambahan yang membebani orang tua wali murid. Disamping itu dana yang ada bisa untuk membangun PAUD-PAUD yang ada di desa-desa,” sarannya.

Ditambahkan Dedy Yulianto, bahwa kunjungannya untuk silahturahmi, sekaligus melakukan pencarian input data terkait musrenbang. Sebenarnya banyak persoalan yang harus segera dijawab kemudian aksi untuj membenahi. Salah satunya seperti lampu penerangan jalan belum makismal dan itu menjadi tanggung jawab provinsi.

“Jadi saya turun ke lapangan untuk melihat dari dekat dan dialog langsung dengan masyarakat, terkait kondisi di daerah. Jadi jangan dinilai saya turun ke lapangan karena mau menghadapi pemilihan Bupati Bangka,” pungkasnya. (eru).

About kabarbabel 2047 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.