Ingin Lebih Maju, Kades Se Bangka Study Banding ke Lombok

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Guna mempertajam wawasan para Kepala desa di Kabupaten Bangka, 62 kepala desa didampingi 2 perangkat desa akan melakukan study banding di Lombok selama 3 hari. Dijadwalkan keberangkatan mereka tanggal 23 maret 2017.

“Saya selaku pimpinan rombongan para kepala desa yang melakukan study banding, berharap para kepala desa nantinya dapat memetik pengalaman yang baik untuk membangun desanya,” jelas Sekjen Apdesi Kabupaten Bangka sekaligus Kepala Desa Pemali Syaiful Ahyar ketika ditemui, Sabtu (18/3/2017) usai pertemuan para kepala desa se Bangka, di Kantor Pemdes, Jalan Pemuda.

Menurut Syaiful yang dipercayai menjadi ketua rombongan, bahwa melakukan study banding ke luar, seperti di Lombok ini sangat penting sekali dan dipilihnya Lombok, karena di Lombok ada salah satu desa yang memiliki prestasi nasional. Padahal di Lombok desa-desa yang ada di sana sederhana sekali, namun bisa mencuat ke tingkat nasional.

”Maka kita bersama kepala desa akan melihat dari dekat mengenai kemajuan desa di Lombok. Masa Lombok bisa maju, daerah kita tidak dapat maju,” tuturnya, sembari menambahkan bahwa anggaran yang digunakan merupakan anggaran masing-masing desa.
Sementara Kepala Pemerintah Desa Kabupaten Bangka, Hj Ny Mina Tarmizi Saat, ketika ditemui di ruang kerjanya membenarkan adanya sudy banding para kepala desa se Bangka di Lombok dan itu merupakan insiatif para kades.

“Tentunya kita dukung, agar wawasan para kepala desa bertambah dan tidak hanya tahu daerah kita sendiri saja, namun perlu juga tahu perkembangan pembangunan desa di luar,” tuturnya.

Ditambahkan oleh istri orang nomor satu di Bangka ini, dipilihnya lombok sebagai ajang study banding, karena desa-desa di Lombok perkembangan dalam pembangunan sangat bagus sekali, sehingga mencuat di tingkat nasional.

”Desa di Bangka ini juga harus bisa seperti di Lombok. Saya berharap, balik dari study banding para kepala desa harus segera melakukan eksen, sehingga hasil sutudy banding dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (eru)

About kabarbabel 2258 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

2 Komentar

  1. Menurut saya sih!!,studi banding t harus sesuai dengan fotensi didaerah bangka juga.contohnya kn daerah kita daerah yg notabennya tanah yang sangad bagus untuk bidang singkong/ ubi.jadi seharusnya studi banding nya harus daerah yang jga bisa kta ambil ilmu atau cara untuk pengembangan ubi tsb,shingga ubi dapat menjadi pendapatan jangka menengahnya.sdngkan sahang untuk jangka panjangnya.kemaajuan desa bukan terletak dari sumber pembangunan juga,tapi juga terletak dalam pembangunan dibidang ekonominya.dibangka pun sudah didukung dengan pabrik PT.TApioka terbesar.kenapa kita tidak manfaatkan kesempatan tsb??.jadi mmenurut saya studi banding tsb lebih efektik ke Lampung!!.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.