Tuntutan Warga Puding Besar Dipenuhi PT. Sinar Baturusa Prima

*Terkait Porsi 70 Persen Tenaga Lokal
**Pihak Perusahan Nilai Ada Miss Komunikask

PUDING BESAR – www.kabarbabel.com, Warga Desa Puding Besar melakukan aksi damai lanjutan terkait masalah prioritas pekerja lokal pada Pabrik Tapioka. Ratusan warga mendesak pihak desa bertanggungjawab atas janjinya untuk porsi 1 lahan 1 karyawan.

Tuntutan lainnya adalah, 70 persen tenaga lokal pada pabrik tapioka PT. Sinar Baturusa Prima adalah warga lokal. Aksi damai terpantau di Gedung Serbaguna Kecamatan Puding Besar, Senin lagi (13/3/2017) yang dihadiri perwakilan perusahaan, Sekretaris Kecamatan Puding Besar Syarli Nopriansyah. Hadir juga Kepala Disnakerperindag Kabupaten Bangka Asep Setiawan Kapolsek Puding Besar, Kapolsek Bakam, Kapolsek Mendo Barat dan Kabag Ops Polres Bangka. Tampak hadir juga Kades dan BPD Puding Besar.

‎Koordinator Lapangan aksi, Roni mengatakan pihaknya tetap menuntut hak-hak yang telah dijanjikan. Point yang dituntut, Pemdes Puding Besar akan membuat surat secara resmi ke PT. Sinar Batu Rusa Prima agar membatalkan hasil rekrutmen. Pemdes meminta perusahaan memprioritaskan masyarakat desa puding besar 70 persen, dan 30 persen dari luar. Selain itu warga yang lahannya dibebaskan mendapat kesempatan 1 lahan 1 jatah menjadi karyawan.

“Aksi hari ini sebenarnya kita menuntut keberadaan PT. Sinar Baturusa Prima yang merupakan pabrik tapioka tentang rekrutmen tenaga kerja. Jadi hasil tuntutan kita telah memenuhi kesepakatan, pihak perusahaan bersedia menyediakan lapangkan kerja 1 lahan 1 pekerja,” kata Roni.

Sementara itu pihak PT. Sinar Baturusa Prima, Tigor Silatonga mengutarakan, tuntutan warga yang dilakukan lewat aksi damai karena adanya miss komunikasi. Tapi, oihaknya tetap berupaya mengakomodir keinginan warga Puding Besar soal porsi tenaga kerja pada Pabrik Tapioka yang disebut terbesar di Indonesia itu.

“Awalnya karena ada informasi yang salah sehingga terjadilah tuntutan macam-macam,” kata Tigor.

Ssuai hasil pertemuan diputuskan untuk tenaga kerja non skill memakai warga yang tersedia di Desa Puding Besar. Tigor juga berharap masalah nantinya bisa diselesaikan dengan musyawarah agar dapat menciptakan iklim kondusif dalam berinvestasi di Kabupaten Bangka. (vna).

About kabarbabel 2040 Articles
Portal Berita Bangka Belitung Masa Kini

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.