Beranda Belitung Timur Api Berkobar di Komplek Perkantoran Pemkab Beltim, Kapolres dan Wabup Ikut Padamkan...

Api Berkobar di Komplek Perkantoran Pemkab Beltim, Kapolres dan Wabup Ikut Padamkan Api

53
BAGIKAN
Kapolres dan Wabup Beltim ikut padamkan api. IST

MANGGAR, KABARBABEL.COM – Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Beltim alami kebakaran, Rabu (31/71/19) siang. Api melalap semak belukar di lahan seluas sekitar dua hektar.

Lokasi yang terbakar ini tepat di depan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4). Keringnya rumput dan hebusan angin yang kencang membuat api menyebar dengan cepat.

Dikutip dari pers rilis Diskominfo Beltim, dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil tangki SPAM dengan 8 orang personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diterjunkan untuk memadamkan api.

Selain itu, belasan petugas Polres Beltim juga ikut diturunkan untuk membantu memadamkan api. Bahkan Kapolres Beltim AKBP Erwin Siboro dan Wabup Beltim Burhanudin ikut langsung turun untuk membantu proses pemadaman.

Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit. Bangunan pos pompa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan gardu listik milik Pemkab Beltim yang berada dalam areal dapat diselamatkan.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Beltim, Surya Mulyana mengatakan akan mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran di komplek kantor pemerintahan ini.

Ia menduga api kemungkinan berasal dari puntung rokok yang dibuang dari pinggir jalan. Namun tidak menutup kemungkinan kebakaran terjadi karena faktor kesengajaan.

“Bisa jadi ini karena puntung rokok yang dibuang, bisa jadi juga karena ada yang membakar. Kita masih selidiki dulu,” kata Surya.

Dalam kurun waktu Bulan Juli 2019 ini, setiap hari kurang lebih setidaknya ada 5 pengaduan kebakaran lahan yang diterima oleh BPBD Kabupaten Beltim. Desa Padang Kecamatan Manggar disebut Surya paling banyak titik api atau terjadi kebakaran lahan.

“Kalau datanya belum kita rekap. Namun titik api paling sering ditemukan di Kolong Kero, Dusun Pancur, Areal PLN Urisan, dan Ngarawan di Manggar ini paling banyak di Desa Padang,” sebut Surya.

Ia mengimbau agar masyarakat dapat lebih menjaga lahan milikinya dengan rutin memangkas rumput yang tinggi. Apalagi di musim kemarau ini dengan angin yang tinggi akan membuat api lebih susah dikendalikan.

“Harapan kita kalau ada masyarakat segera melaporkan. Dan jangan coba-coba melakukan pembukaan lahan dengan dibakar,” ujar Surya. (*/sec)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here