Beranda Bangka Sawah Seluas 165 Hektar di Desa Zed Diusulkan Jadi Sawah Organik Percontohan

Sawah Seluas 165 Hektar di Desa Zed Diusulkan Jadi Sawah Organik Percontohan

132
BAGIKAN
Ilustrasi sawah. Net

MENDO BARAT, KABARBABEL.COM – Sawah seluas 165 hektar di Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat, Bangka diusulkan menjadi sawah organik percontohan. Pengusulan ini mendapatkan dukungan dari Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Dilansir kabarbabel.com dari situs resmi Pemkab Bangka Bangka.go.id, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani mengatakan, kerjasama dalam pertanian sawah tersebut dengan sistem koperasi.

Penyampaian ini disampaikan dalam Bimbingan Teknis Bagi Petani pada Kegiatan Peningkatan Kapabilitas Penyuluhan dan SDM Pertanian di Balai Desa Zed, Jumat (12/7/2019).

“Hari ini akan dilaksanakan sosialisasi terkait pemanfaatan lahan sawah baru yang belum tercemar dengan bahan kimia untuk ditanami dengan padi organik. Karena kawasan sawah di Mendo Barat ini akan dijadikan kawasan pertanian organik berbasis koperasi,” ujar Kemas Arfani.

Sementara itu Gubernur Bangka Belitung Erzaldi yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pertanian organik memang menjadi pilihan yang tepat kedepan.

Selain sebagai pertanian yang ramah lingkungan, pertanian ini juga menghasilkan nilai jual produk yang cukup tinggi. Sehingga pertanian ini banyak diminati.

“Saat ini beras hitam organik harganya 25 ribu pekilogram, sedangkan beras putih organik harganya 20 ribu perkilogram. Produk inilah yang akan kita budidaya di sawah Desa Zed,” tutur Erzaldi.

Dalam pelaksanaannya, pihak PPL dari pemerintahan dan PPL dari koperasi akan terjun langsung ke lapangan melakukan bimbingan kepada para petani.

Pihak koperasi akan memberikan modal dalam bentuk barang untuk mengatasi kendala biaya produksi yang dihadapi. Nantinya hasil keuntungan akan dibagi sesuai persentase kesepakatan.

Pertanian organik dapat diakui apabila telah melakukan lima tahun penanaman tanpa menggunakan pestisida dan pupuk kimia. Apabila hal tersebut telah tercapai barulah akan dikeluarkan sertifikat berstandar nasional, Asia atau bahkan dunia.

Erzaldi juga menyampaikan sebagai bukti komitmen untuk mewujudkan pertanian organik, maka penanaman akan dimulai 50 hari kedepan. Sedangkan persiapannya dapat dilakukan secepat mungkin.

Permasalahan pesawahan di Desa Zed saat ini yaitu sistem irigasi dan jalan produksi yang belum memadai. Tetapi Erzaldi berjanji permasalahan tersebut akan diselesaikan di awal tahun, asalkan petani memiliki semangat yang tinggi untuk mewujudkan sawah organik. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here