Beranda Bangka Lima Nama Masuk Bursa Calon Sekda Bangka, Salah Satunya dari Luar Pemkab...

Lima Nama Masuk Bursa Calon Sekda Bangka, Salah Satunya dari Luar Pemkab Bangka

164
BAGIKAN
Ilustrasi. Net

SUNGAILIAT, KABARBABEL.COM – Lima pejabat mengajukan diri dalam bursa pencalonan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka hingga panitia seleksi terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Sekda menutup pendaftaran 3 Juli 2019 lalu.

Pendaftaran seleksi sudah dibuka sejak 18 Juni lalu, namun hingga panitia menutup secara resmi pendaftaran, tak ada lagi pejabat yang mendaftarkan diri selain lima orang tersebut.

“Sebanyak lima peserta telah mendaftar untuk mengikuti seleksi Sekda Kabupaten Bangka, namun panitia belum bisa menyampaikan nama-nama pelamar tersebut,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Baharita, Kamis (4/7/2019).

Baharita menjelaskan, dari lima pejabat yang mendaftar tak seluruhnya berasal dari pejabat intern di lingkungan Pemkab Bangka. Ada satu pejabat yang berasal dari luar Pemkab Bangka.

Seleksi administrasi dilakukan Jumat (5/7/2019) kemarin di Kantor BKD Provinsi Babel. Panitia seleksi memeriksa kelengkapan administrasi dan hal lain terkait administrasi para pelamar, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Setelah tahapan itu, ada tahapan berikutnya yang harus dilalui seperti penetapan pelamar terpilih administrasi direncanakan mengikuti seleksi penulisan makalah, paparan makalah dan wawancara.

“Selanjutnya pemeriksaan kesehatan oleh dokter pemerintah di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, lalu peserta mengikuti assesment di lembaga admistrasi Negara (LAN), pusat pelatihan dan pengembangan dan pemetaan kompetensi aparatur sipil negara,” papar Baharita.

Baharita menjelaskan, panitia seleksi akan menyampaikan tina nama pejabat yang terpilih kepada Bupati Bangka. Pada tahap terakhir, bupati memilih salah satu dari tiga nama yang diajukan panitia seleksi tersebut untuk menduduki jabatan sekda.

“Panita seleksi menyampaikan tiga orang calon pejabat pimpinan tinggi pertama yang terpilih, kepada pejabat pembina kepegawaian dalam hal ini Bupati, jadi PPK memilih satu dari tiga nama calon pejabat pimpinan tinggi pertama,” tambah Baharita.

Namun sebelum memilih salah satu nama, bupati akan berkoordinasi dengan Gubernur Babel. Hal ini sesuai Pasal 127 Ayat 3 PP Nomor 11 Tahun 2017.

“Kemudian setelah dari gubernur baru ke Komisi Aparatur Sipil Negara tujuan untuk mendapat rekomendasi pelantikan pejabat terpilih, setelah itu baru bupati bisa melantik,” tandas Baharita. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here