Beranda Belitung Sebanyak 16 Peserta Belitung Expo 2019 Batal Ikut Gegara Tiket Mahal

Sebanyak 16 Peserta Belitung Expo 2019 Batal Ikut Gegara Tiket Mahal

92
BAGIKAN
Sebanyak 16 Peserta Belitung Expo 2019 Batal Ikut Gegara Tiket Mahal

TANJUNGPANDAN, KABARBABEL.COM – Sebanyak 16 peserta Belitung Expo 2019 dari luar daerah membatalkan keikutsertaannya dalam event pariwisata tersebut. Hal ini dikarenakan tingginya harga tiket pesawat tujuan Belitung.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar mengatakan awalnya sebanyak 25 peserta dari luar Belitung telah mendaftar pada pameran Belitung Expo.

“Total dari peserta dari luar ada 9 dari yang sudah direncanakan sebenarnya ada 25, jadi sekitar 16 peserta (luar) yang mengundurkan diri,” kata Adnizar kepada kabarbabel.com, Senin (1/7/2019).

Adnizar mengatakan, pihak penyelenggara sudah membuka pendaftaran jauh hari dan sudah mendapatkan konfirmasi dari para peserta terkait keikutsertaannya dalam expo.

“Karena misalkan mereka menganggarkan perjalanan dinas itu 600 ribu untuk harga tiket tapi ternyata 800 ribu, jadi tidak bisa,” sebut Adnizar.

Diharapkannya kedepan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Bisa menekan harga tiket ini demi kelangsungan pariwisata.

“Mudah mudahan kita akan tetap berjuang  supaya harga tiket turun demi menunjang pariwisata kita juga,” tandas Adnizar.

Sebelumnya Bupati Belitung H Sahani Saleh S.Sos membuka secara resmi kegiatan Belitung Expo 2019 di kawasan wisata Pantai Tanjungpendam, Senin (1/7/2019) ditandai dengan pemukulan gong.

Kegiatan rutin yang digelar Pemkab Belitung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung ini untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-181.

Belitong Expo yang digelar hingga 5 Juli mendatang ini merupakan upaya pemerintah mempromosikan produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) setempat.

Selain itu juga  sebagai ajang menunjukkan hasil olahan kreatif dari masyarakat untuk masyarakat, supaya lebih mengenal apa yang dibangun oleh Pemkab Belitung selama ini.

Setidaknya 100 stan yang terdiri dari UKM unggulan setiap kecamatan yang ada serta peserta dari luar Belitung menunjukkan berbagai produk kreatif dan kulinernya masing-masing.

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, tujuan lain kegiatan ini untuk memotivasi masyarakat untuk berkarya dalam hal pengembangan ekonomi kreatif UKM.

Ia berharap masyarakat setempat yang mengunjungi pameran ini tidak melihat melihat hiburan saja, melainkan juga mencari ide kreatif dengan melihat produk-produk yang dipamerkan. Sehingga bisa memulai kreativitasnya sendiri.

“Masyarakat juga termotivasi untuk berkarya dalam hal pengembangan ekonomi kreatif usaha kecil dan menengah. Jadi tidak semata-mata berharap lapangan pekerjaan, tapi juga memiliki keahlian berkreasi,” kata Sahani Saleh.

Belitung Expo kali pertama dimulai pada 2013 lalu. Kegiatan ini dinilai bisa merangsang pertumbuhan UKM Belitung hingga sembilan kali lipat dari yang ada sebelumnya. Saat ini pelaku UKM sudah mencapai 18 ribu.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Sanem ini, menggarapkan agar acara Belitung Expo ini dapat membawa dampak positif bagi pelaku UKM dan dapat terbentuknya komunikasi antara pengusaha dan pemerintah daerah.

“Mesin lokomitif pariwisata itu sebetulnya, jadi tenaga kerja dalam hal pariwisata ini berbagai macam persyaratan-persyaratan banyak hal lah, terutama skill-nya, SDM-nya (Sumber Daya Manusia), kemampuan Bahasa Inggris salah satu hal yang mungkin lebih dari persyaratan lain,” kata Sahani Saleh.

Menurut pria yang akrab disapa Sane mini, pemda sudah banyak melakukan upaya untuk membangun sektor pariwisata. Diantaranya kegiatan Belitung Expo ini. Menurutnya kegiatan ini sebagai salah satu promosi untuk UKM maupun pariwisatanya.

“Ada peran-peran yang lain yang harus kita manfaatkan dalam pengembangan lokomotif pariwisata itu salah satu kreatif tadi, disitu seharusnya kita berinisiatif sekarang sudah terlihat karena ada Expo itu,” beber Sanem.

Hadir juga dalam pembukaan Belitung Expo 2019 ini Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah serta seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung. (als)