Beranda Bangka GUM Bangka : Masyarakat Bangka Harus Sadar

GUM Bangka : Masyarakat Bangka Harus Sadar

58
BAGIKAN
Warga Mabat beserta Organisasi Masyarakat menggelar demonstrasi di Sungailiat (Foto: Hendry/kabarbabel.com)

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – Gerakan Urang Melayu (GUM) Bangka merasa sangat tidak terima atas kasus-kasus yang menimpa masyarakat Bangka seperti sekarang ini. Untuk itu, GUM Bangka mengajak seluruh masyarakat Bangka agar mulai melihat, sadar, dan menyatakan sikap perjuangan bersama.

Koordinator GUM Bangka, Julian Andryanto Mustafa berpesan, perlu hak-hak masyarakat Bangka kembali, serta perkebunan di wilayah Bangka ini harus segera dipantau secara proporsional.

“Bahkan kalau perlu kita gugat jika menemukan unsur kolonialisme terhadap hak-hak tanah rakyat yang dimakan secara “rakus” selama ini oleh orang yang bukan bagian dari negeri kita,” jelasnya di hadapan wartawan, di Sungailiat, Minggu (30/12/2018).

Ia menyebutkan, hak-hak tanah yang telah dirampok para kelompok penjajah di negeri Bangka Belitung telah merambat ke seluruh sektor. Seperti persoalan perkebunan yang sampai saat ini masih dirasakan Desa Mabat atas lahan yang dirampas warga asing melalui sebuah perusahaan.

“Serta juga kasus lain seperti, kerusakan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS), monopoli pantai-pantai, serta tambang-tambang timah kita,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, seluruh masyarakat melayu harus bersepakat melawan kolonialisme dan feodalisme yang tumbuh subur di bumi Bangka Belitung, terkhusus di Kabupaten Bangka. Yang secara masif telah merampas kekayaan alam Bangka Belitung oleh warga asing.

“Kita harus mulai sadar sebelum terlambat. Sebelum Bangka Belitung ini menjadi Singapura kedua yang nasib masyarakat melayunya sebagai penduduk asli kini harus dimarjinalkan dan kehilangan identitas,” pungkas Julian. (m4).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here