Beranda Bangka Dua Rumah Dinas Guru di Kimhin Terbakar

Dua Rumah Dinas Guru di Kimhin Terbakar

11
BAGIKAN
Sungailiat, www.kabarbabel.com – ‎Dua unit rumah dinas guru SD Negeri 22 Kimhin, Lingkungan Limbang Jaya, Kelurahan Surya Timur kecamatan Sungailiat kabupaten Bangka terbakar, Jum’at (19/10/2018) siang.
         Kejadian yang diketahui sekitar pukul 15.15 WIB hanya menjadi tontonan warga setempat lantaran dua unit bangunan yang terbakar sudah rata dengan tanah.
          Menurut salah satu warga setempat, Mukna didampingi Kaling Limbang Jaya, Joli mengaku sempat mendengar suara gaduh yang bersumber dari lingkungan SDN 22 Kimhin.
         Tak lama berselang, ia bersama sejumlah warga setempat melihat kondisi bangunan rumah dinas guru itu ludes dilalap si jago merah.
         Dalam keadaan panik, Mukna bersama warga lainnya mencari bantuan untuk memadamkan api mengingat posisi dua rumah dinas yang terbakar itu bersampingan dengan rumah warga setempat.
         “Sudeh tu, ku langsung nelpon Bhabin kami, Merdiansyah. Kate Bhabin a, j pacak nelpon damkar agar datang ke lokasi,” tuturnya.
         Dua unit mobil damkar Pemkab Bangka yang tiba dilokasi ‎sekitar pukul 15.30 WIB langsung melakukan pemadaman terhadap puing puing bangunan yang telah menjadi bara api agar tidak menjalar ke samping rumah warga setempat.
         Ditambahkan Mukna, memang sejak lama dua unit rumah dinas guru yang berada didalam lingkungan sekolah setempat dalam keadaan kosong atau tidak huni.
          “Karena dak dihuni, dua unit rumah dinas guru itu digunakan murid SDN 22 untuk kegiatan belajar ‎agama Budha setiap hari Minggu,” ungkapnya.
         Disinggung apakah ada barang berharga yang terdapat didalam dua unit bangunan itu, Mukna tidak bisa memastikan ada atau tidak.
         “Kalo ade dak barang barang berharga didalam rumah dinas tu, ku dak tau. Yang kami tau rumah dinas tu la lame kosong a,” lanjutnya.
          Terpantau, dua unit rumah dinas guru SDN 22 Kimhin yang dibangun semi permanen‎ ini membuat api dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan yang bendindingkan papan.
         Kendati tidak ada korban jiwa, warga sekitar yang berada di lokasi mengaku aneh atas kebakaran yang terjadi mengingat rumah dinas guru tersebut sejak lama tidak dialiri listrik PLN.
         “Aneh bener pacak tebakar rumah tu. Kalo ade listrik a, masuk akal karna hubungan arus pendek. Tapi ni dak de listrik a, dak ‎de penghuni a, tiba-tiba pacak tebakar,” kata sejumlah warga.
          Tampak disekitar lokasi petugas pemadam kebakaran bersama Bhabin setempat dibantu warga sekitar terus memadam bara api yang berasal dari puing reruntuhan bangunan. (*/kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here