Beranda Nasional Cerita Karangan Ratna Sarumpaet Diberikan ‘Setan’

Cerita Karangan Ratna Sarumpaet Diberikan ‘Setan’

29
BAGIKAN

Jakarta, www.kabarbabel.com – Kasus pemukulan terhadap aktivis perempuan Ratna Sarumpaet akhirnya menemui titik terang.

Kabar yang sudah terlanjur heboh dan viral di media tanah air itu, diklarifikasi oleh Ratna Sarumpaet sendiri. Ratna menyebut bahwa dirinya sudah berbohong telah dianiaya oleh orang tak dikenal saat berada di Bandung, Jawa Barat.

“Saya meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan berbalik ke saya. Saya benci hoaks, tapi kali ini saya pencipta hoaks,” kata Ratna di rumahnya di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018) malam.

“Segala sesuatu yang kita hebohkan segala sesuatu yang tidak penting mari kita hentikan,” imbuhnya.

Ratna menceritakan bahwa sebenarnya, pada tanggal 21 September lalu dia menemui dokter bedah plastik di Rumah Sakit Bina Estetika Jakarta Pusat.

“Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayalan yang diberikan setan mana ke saya dan berkembang,” kata Ratna meneteskan air mata.

Quote Kompas.

Wajah lebam yang dialami Ratna, bukan karena dianiaya, tetapi akibat operasi sedot lemak yang dilakukan di bagian pipi kiri. Operasi itu dilakukan di RS Bina Estetika Jakarta tanggal 21 September lalu.

“Saya memohon maaf kepada Pak Prabowo Subianto yang kemarin tulus membela kebohongan yang saya buat,” paparnya.

Rabu siang, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menyampaikan, pihaknya menerima sejumlah laporan yang meminta agar kepolisian menyelidiki kebenaran penganiayaan yang dialami aktivis sosial Ratna Sarumpaet.

“Dari beberapa hasil penyelidikan tersebut, apa berita itu tidak benar, maka ada tiga laporan polisi yang masuk di Polda Metro Jaya dan satu di Bareskrim. Fakta lapangan yang didapat penyidik berbeda dengan informasi yang beredar di sosial media. Ratna Sarumpaet diketahui datang ke Rumah Sakit Bina Estetika pada 21 September 2018 sekitar pukul 17.00 WIB. Tinggal di RS tersebut sampai tanggal 24 September dan keluar jam 21.00 WIB dan dalam periode 21 sampai 24 menurut keterangan dari RS, dia tidak keluar dari RS. Kalau pemberitaan Ibu Ratna Sarumpaet di Bandung bersama dua rekannya dan sudah kami cek tidak ada konferensi internasional,” jelas dia.

Quote Kumparan.

Sebelumnya, ramai dikabarkan bahwa Ratna Sarumpaet dipukuli (dikeroyok_red) oleh orang tak dikenal di sebuah daerah di Bandung, Jawa Barat. Kala itu, Ratna usai menghadiri konferensi luar negeri di daerah itu dan berniat untuk pulang ke Jakarta melalui Bandara di Bandung. Disebutkan bahwa Ratna menaiki taksi bersama dua orang peserta konferensi. Namun, ditengah jalan mobil ini distop orang, kedua temannya turun, lalu Ratna Sarumpaet dibawa ke tempat gelap dan dipukuli. Ratna kemudian menuju ke RS di Cimahi untuk melakukan pengobatan.

Nyatanya, polisi daerah Jawa Barat telah mengecek ke RS di Cimahi, Bandara, pengelola transportasi (Taksi), tidak didapati kejelasan kejadian tersebut. Justru belakangan Ratna Sarumpaet sendiri yang mengaku dia telah mengarang cerita hoax. (*/kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here