Beranda Bangka Gubernur Babel Ingin Kembangkan Pembangkit Biogas

Gubernur Babel Ingin Kembangkan Pembangkit Biogas

32
BAGIKAN
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Senin (14/5/2018).

MENDOBARAT, www.kabarbabel.com – Penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel jauh lebih mahal jika dibandingkan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Adapun perbandingannya sekitar Rp2200 jika menggunakan pembangkit listrik diesel, sementara kalau menggunakan PLTBg hanya membutuhkan biaya sekitar Rp1400 per kWh.

Hal itu diungkapkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka, Senin (14/5/2018).

Dikatakan Gubernur, operasional pembangkit listrik menggunakan diesel mahal. Sementara sumber daya energi menjadi salah satu faktor penyumbang membuat inflasi di daerah menjadi tinggi. Sedangkan kalau masyarakat ingin hidup hemat, semua mesti menggunakan listrik.

“Memasak hingga kendaraan bermotor menggunakan listrik. Ini program kita, semua serba listrik agar bisa menekan biaya operasional,” ujar Gubernur.

Lebih jauh Gubernur Erzaldi berharap, tidak ada lagi pulau tidak punya listrik, semua pulau di Bangka Belitung harus sudah ada aliran listrik. Sehingga angka inflasi menjadi turun. Untuk itu, pemerintah sangat mensupport pengusaha yang ingin berinvestasi di bidang energi baru terbarukan ini.

Salah satu cara menekan angka inflasi dengan tidak menggunakan solar. Gubernur Erzaldi mencontohkan, Babel merupakan daerah kepulauan, tentunya tidak efektif dan efesien ketika membawa barang dari luar. Untuk diketahui, solar dipasok dari luar dan akan bermasalah jika pelayaran terganggung gelombang besar.

“Bisnis jangan selalu mengedepankan keuntungan. Ketika membuka dan menjalankan bisnis, hendaknya juga mencari nilai-nilai ibadah,” lanjutnya.

Sementara, GM PLN Wilayah Babel Abdul Muis menjelaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sungai Terlung, di Desa Cengkong Abang, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka ini berkapasitas 2 MW. Sedangkan daya yang dimiliki PLN yaitu 180 MW, lalu ditambah 2 MW dari pembangkit ini menjadi 182 MW. Adapun beban puncak sekarang sekitar 140 MW.

Setelah dikurangi beban puncak, kata Abdul Muis, PLN mempunyai daya cadangan sebesar 42 MW. Kelebihan daya tersebut diharapkan dapat mendongkrak daya investasi ke Bangka Belitung. Untuk pembangkit menggunakan tenaga energi baru terbarukan 3,2 persen dan saat ini baru sekitar dua persen.

“Kita ingin mengurangi adanya keluhan ketika berbuka puasa dan sahur aliran listrik mati. Selain itu, kita ingin memperbanyak sumber energi dari lingkungan sendiri, mengenai keandalan merupakan pekerjaan ke depannya,” paparnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here