Beranda Hijau Peringati Hari Bumi, Gapabel Ciptakan Generasi Hijau Sejak Dini

Peringati Hari Bumi, Gapabel Ciptakan Generasi Hijau Sejak Dini

35
BAGIKAN

TANJUNGPANDAN, www.kabarbabel.com – Gabungan Pecinta Alam (Gapabel) kembali melakukan peringatan Hari Bumi 2018. Dalam kegiatan bertema ‘bahaya sampah plastik dan tambang terhadap lingkungan’ dilakukan Minggu (22/4) di Pantai Wisata Tanjung Pendam.

Pada peringatan Hari Bumi kali ini Gapabel mencoba merefleksikan peringatan tersebut dengan cara membersihkan sampah plastik yang tersebar di Pantai Wisata Tanjung Pendam, menggelar lapak taman bacaan Rumah Baca akar Gapabel untuk anak-anak serta menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada PT. Timah.

Dalam penyerahan simbolis tersebut kepada PT. Timah yang memang kantornya masih di seputaran Pantai Tanjung Pendam diterima oleh Satuan Pengaman (Satpam) yang bertugas. Gapabel diwakili oleh Reeva (10), Amel (9) Yori (7), Zahra (10) dalam kegiatan kali ini memang melibatkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa serta guna mengajarkan sejak dini kepedulian terhadap lingkungan dan alam.


“Kita mencoba menciptakan generasi hijau,” ucap Ketua Gapabel, Pifin Heriyanto atau akrab di kenal dengan nama Tilenk yang turut mendampingi penyerahan simbolis bibit pohon.

Penyerahan bibit pohon ke BUMN pertimahan itu ia sebutkan sebagai bentuk ungkapan terhadap PT. Timah yang dengan royalti Rp. 40,5 miliar kepada Provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2017, namun tidak sesuai dengan kerusakan yang ditimbulkannya.

Selain itu juga dalam kesempatan ini Komunitas Pelestari Sejarah dan Budaya Peninggalan Tanah Belitung (KPSB Peta Belitung) menyerahkan buku yang berjudul Tambang Timah Belitong dari masa ke masa Jilid I kepada Rumah Baca Akar Gapabel.

Gapabel pun dalam peringatan hari bumi mencatat, produksi plastik pada tahun 2015 sebanyak 6,3 milyar ton yang diproduksi dan hanya 9 % yang didaur ulang. Sisa 91 % produk plastik belum bisa mengalami proses daur ulang.

“Tahun 2010, diperkirakan 4,8 miliar ton sampah menggenangi lautan di seluruh dunia dan akan diprediksi terus bertambah hingga 12 miliar ton pada tahun 2025,” jelas Danu Berata salah satu anggota Gapabel.(fin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here