Beranda Utama Saatnya Babel Miliki Pahlawan Nasional

Saatnya Babel Miliki Pahlawan Nasional

65
BAGIKAN

PANGKALPINANG, www.kabarbabel.com – Ikatan Karyawan PT. Timah (IKT) menggelar seminar nasional bertajuk “Depati Amir dan H. AS. Hanandjoeddin Rangkai Perjalanan Pahlawan Nasional”, di Gedung Graha Timah, 28 Februari 2018 lalu.

Antusiasme pelajar dan masyarakat sangat luar biasa dalam menghadiri kegiatan ini.

“Cukuplah perjuangan ini. Pemerintah Pusat harus menerima Depati Amir dan Hananjoeddin menjadi pahlawan nasional. Jangan sampai pengajuan ini ada hal yang tidak prinsip (berkas persyaratan kurang, red). Semoga pintu hati Pusat khususnya Menteri Sosial terketuk. Siapapun yang berjuang mari berdoa sambil bekerja,” ujar Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam sambutannya.

Gubernur menunjuk Rofiko, Kepala Dinas Arsip Pemprov Babel, untuk memuluskan impian masyarakat Babel agar kedua tokoh tersebut ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Gubernur juga mengatakan, bahwa dari 34 provinsi di Indonesia, hanya Babel tanpa Pahlawan Nasional.

Salah satu pembicara, Prof. Dr. Bustami Rahman, M.Sc bahkan menegaskan bahwa Pemerintah Pusat yang semestinya aktif menawarkan kepada Babel usulan Pahlawan Nasional. Bustami lebih menitikberatkan pada persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang wajib dijaga oleh Pemerintah Pusat, salah satunya dengan perhatian memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada seluruh daerah.

“Disana (Pemerintah Pusat, red) harus punya pikiran, yang butuh siapa? Apa yang dibutuhkan bagi masyarakat Bangka Belitung? Ada tidak ada pahlawan, sebenarnya bagi ekonomi tidak ada masalah. Yang penting itu untuk Kesatuan Republik Indonesia, supaya Negara Kesatuan Republik Indonesia ini direkatkan dengan adanya pahlawan,” ujar mantan Rektor UBB ini.

Sementara, Direktur Operasi PT. Timah, Alwin Akbar mengungkapkan bahwa apa yang dilaksanakan IKT melalui seminar ini adalah bentuk dukungan perusahaan kepada daerah tempat perusahaan beroperasi.

“Kami harap dapat memperlihatkan PT Timah adalah bagian dari sejarah perjuangan Provinsi Bangka Belitung. Demikian juga, karyawannya yang memiliki dukungan penuh terhadap cita-cita Provinsi Babel,” ujar Alwin.

Acara tersebut menghadirkan pembicara yaitu Prof. Dr Bustami Rahman, M.Sc., Kolonel Sus TNI Drs. Sudarno, Prof. DR. Nana Supriatna, M.Ed., Prof. Dr. Bambang Poerwanto, Prof. Dr. Dien Madjid, Prof. Susanto Zuhdi dan Johan Wahyudi, M.Hum. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here