Beranda Utama PDAM dan DLH Datangi PT. THEP Bahas Pencemaran Sungai

PDAM dan DLH Datangi PT. THEP Bahas Pencemaran Sungai

82
BAGIKAN
* Solusi Pembangunan Embung
* Perusahaan : Limbah ke Sungai Akibat Limbah di IPAL Meluap
PUDING BESAR, www.kabarbabel.com – Direktur Utama  PDAM Tirta Bangka, Wellindra Bashir bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, pihak Kecamatan Puding Besar serta koramil setempat mendatang Sungai Jeruk, memastikan informasi pencemaran air akibat limbah sawit PT. THEP.
Wellindra Bashir lebih dulu menghadap Bupati Bangka, Drs. Rustamsyah sebelum berangkat ke lokasi, “Pagi tadi saya dan staf sudah menghantarkan simpel air baku ke DLH Kabupaten Bangka. Air tersebut diambil  pasca dampak limbah pada hari Sabtu lalu, dimana saat itu  banyak ikan yang mati dan sempat menjadi tontonan warga sekitar,” kata Welly, Senin (5/3/2018).
Lanjutnya, pencemaran diterima sebelumnya dari Kepala Cabang PDAM Tirta Bangka Puding Besar, Alvis Rianto.
“Hari ini saya yang pimpin ke lokasi setelah mendapat petunjuk dari bupati dan hasilnya sudah saya laporkan ke dewan pengawas,” lanjutnya.
PDAM Cabang Puding Besar terpaksa menghentikan distribusi air bersih ke pelanggan terhitung sejak 3 Maret 2018 pukul 12.00 WIB. Operasional diperintahkan stop sampai pihaknya mendapatkan jaminan keamanan kualitas dan kuantitas air baku dari pihak DLH.
“Hal ini penting mengingat air ini hajat hidup orang banyak,” tandas Welly.
Dalam pertemuan dengan manajemen PT THEP, Welly mengatakan, pihaknya mendapat informasi saluran IPAL PT THEP bocor disaat musim hujan dan meluap karena keterbatasan volume daya tampung. PDAM meminta perusahaan agar membuat embung di hilir Sungai Jeruk.
“Setidaknya pada saat banjir limbah sawitnya tidak terkontaminasi langsung dan embung tersebut lebih kepada resapan. Bisa kita isi ikan sebagai indikator layak atau bahayanya.
Pihak PT THEP pada prinsipnya menerima namun masih perlu dilaporkan ke atasan mereka,” jelasnya.
Ditambahkannya, nanti pihaknya akan kembali ke lokasi lapangan bersama pihak PT THEP dan pihak pemerintah desa agar masalah limbah ini tidak berkelanjutan.
“Intinya masalah sudah didepan mata, tinggal saya mencarikan solusinya. Kepada pelanggan PDAM unit pelayanan Puding saya mohon maaf atas ketidak nyamanan pelayanan ini. Insya Allah kami akan segera mengoperasionalkan bila sudah ada kepastian keamanan kualitas air dari pihak  DLH,” tutup Welly. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here