Beranda Utama Video Perkelahian ABG, Keluarga Ms Ingin Jalur Kekeluargaan

Video Perkelahian ABG, Keluarga Ms Ingin Jalur Kekeluargaan

73
BAGIKAN
Pengacara Budiono. (kbc)

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – Kuasa hukum Ms remaja putri yang terlibat perkelahian, Budiono, belum menentukan sikap terkait kelanjutan perkara yang sedang dialami kliennya.

“Kita sendiri belum menentukan sikap, apakah menempuh jalur hukum atau kekeluargaan,” ujar Budiono, Selasa (27/2/2018).

Namun, berdasarkan hasil musyawarah yang ia lakukan bersama keluarga kliennya, permasalahan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak keluarga Rt.

“Karena ini murni kenakalan remaja dan tidak ada tindak pidana serta unsur unsur yang lain,” lanjutnya.

‎Atas kejadian ini, Budiono mengaku perbuatan kliennya ini ‎telah membuat malu pihak sekolah tempat kliennya menuntut ilmu.

“Karena kita dari pihak keluarga tidak bermaksud mencemarkan nama baik sekolah itu. Untuk itu kita akan minta maaf kepada pihak sekolah,” akunya.

Selain itu, Budiono juga meminta kepada teman Ms dan teman Rt untuk tidak menyebarluaskan kembali video perkelahian tersebut ke khalayak ramai.

“Ini efeknya sangat fatal mengingat anak ini masih‎ dibawah umur, tentunya ada hal-hal yang harus kita lindungi dan ada etika-etika soal anak dibawah umur ini,” tandasnya.

Disinggung siapa orang yang telah menyebar video viral perkelahian Ms dengan Rt ke Medsos, Budiono belum bisa memastikan siapa orang yang telah menyebarkan luaskan video viral tersebut ke media sosial.

“Karena masing-masing teman dari Ms dan Rt ada yang mengupload video tersebut sehingga kita tidak memastikan siapa yang memulai memposting ini,” lanjutnya.

Bahkan kata Budiono, dengan beredarnya video viral perkelahian antara Ms dengan Rt membuat pihak kepolisian daerah ini sempat mendatangi kediaman orang tuanya kliennya, Senin (26/2/2018) kemarin.

“Karena pihak kepolisian sudah turun, kita serahkan semua persoalan ini kepada mereka sehingga ini bisa diselesaikan dengan baik,” demikian Budiono.

Walaupun sempat dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian, kata Budi, keluarga kliennya justru berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melalui jalur hukum.

Hanya saja keinginan kliennya agar permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan belum bisa direalisasikan mengingat pihaknya tidak mengantongi identitas Rt dan dimana Rt tinggal.

“Persoalan ini terjadi karena kelalaian orang tua,” tutupnya. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here