Beranda Utama Soal Pengerukan Alur Muara Air Kantung, Nelayan Minta Izin Pulomas Ditinjau Ulang

Soal Pengerukan Alur Muara Air Kantung, Nelayan Minta Izin Pulomas Ditinjau Ulang

143
BAGIKAN

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – Terkait keluhan nelayan tradisional Sungailiat soal pendangkalan alur muara Air Kantung Sungailiat disikapi oleh Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat. Kepala PPN Sungailiat Tri Aris Wibowo mengatakan keluhan yang disampaikan nelayan tradisional daerah ini terhadap pendangkalan alur muara Air Kantung Sungailiat ini bukanlah sebuah hal yang baru mengingat permasalahan tersebut selalu dikeluhkan setiap tahunnya.

Untuk itu, sesuai izin yang dikeluarkan Bupati Bangka kepada PT Pulomas untuk melakukan pengerukan atas pendangkalan alur muara Air Kantung menjadi tugas pokok PT Pulomas.

“Menurut kami itu tugas Pulomas untuk bisa menanggulangi karena memang sudah diberikan ‎izin untuk melakukan itu,” katanya kepada wartawan, Rabu (21/2/2018).

Diakui dia, untuk pengerukan alur muara Air Kantung Sungailiat masuk ke dalam wilayah PPN daerah ini sejak lokasi tersebut dihibahkan Pemkab Bangka kepada PPN. Hanya saja, untuk saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait kinerja Pulomas yang dinilai tidak bisa menanggulangi permasalahan pendangkalan alur muara Air Kantung yang menjadi pusat keluar masuk perahu nelayan setempat.

“Tapi perlu diketahui bahwa izin pertama diberikan itu sebelum lahan ini dihibahkan kepada kami,” katanya.

Kendati demikian, Tri mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi, komunikasi dan mendorong pihak Pulomas untuk terus melakukan upaya pengerukan sesuai perizinan dan surat perjanjian yang diberikan kepada Pulomas. Hanya saja, apa yang diharapkan selama ini terkesan tidak berjalan dengan baik.

“Karena saat kita rapat tanggal 9 Februari kemarin bersama sejumlah pihak dan instansi terkait termasuk Pulomas, disana keluar pernyataan nelayan yang mengatakan persoalan pendangkalan ini bisa – bisa menjadi bom waktu,” imbuhnya.

Namun dalam pertemuan tersebut, PPN bertekad menggalang anggaran terkait penyelesaian pengerukan alur muara untuk jangka panjang‎. Sejumlah pihak menginginkan agar izin pengerukan alur muara yang diberikan pemerintah daerah ini kepada pulomas agar ditinjau kembali.

“Dan yang pastinya, rumusan hasil pertemuan tersebut sudah saya kirimkan kepada Dirjen Perikanan tangkap di Jakarta,PPN di Jakarta, Gubernur Babel, Dinas Perikanan Provinsi dan Kabupaten termasuk Bupati Bangka,” jelasnya.

‎Menurutnya, hasil rumusan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait bersama nelayan meminta agar pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku jabatan memberikan perhatian yang lebih kepada nelayan.

“Selain itu ada keinginan juga supaya izin pulomas itu ditinjau ulang karena dari beberapa tahun yang lalu hingga saat ini hanya berkutat disitu saja,” tutupnya. (rif).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here