Beranda Belitung Timur Kunjungi Beltim Wakil Bupati Indramayu Terkesan Dengan Singkong

Kunjungi Beltim Wakil Bupati Indramayu Terkesan Dengan Singkong

61
BAGIKAN
Pemkab Indramayu saat mengunjungi Belitim untuk berbagi soal pengembangan pariwisata.

MANGGAR, www.kabarbabel.com – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menerima kunjungan kerja rombongan Wakil Bupati Indramayu Provinsi Jawa Barat, H. Supendi, beserta jajaran, Senin (29/1/2018). Kunjungan kerja itu terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari pariwisata, serta potensi sumber daya alam lainnya.

Rombongan Pemkab Indramayu terdiri dari Kepala Badan Keuangan Daerah, Asisten II, Kepala Bagian Umum, Keuangan, Hukum dan Organisasi. Rombongan dari Kota Mangga itu disambut dan diajak berkeliling oleh Wakil Bupati Beltim, Burhanudin.

Supendi mengatakan mereka sengaja jauh-jauh datang ke Kabupaten Beltim untuk saling berbagi informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Ia melihat meski baru berusia 15 tahun pertumbuhan pembangunan di Kabupaten Beltim sudah cukup pesat.

“Baru 15 tahun saja percepatan pertumbuhannya sudah sangat pesat sekali ini. Infrastruktur, fasiltas umum, perkantoran semua tertata dengan baik, rumah sakit saja baru lima tahun sudah type C, bentar lagi type B. Kalau kita (Kabupaten Indramayu) sudah 490 tahun,” kata Supendi.

Meski PAD Kabupaten Beltim masih jauh di bawah Kabupaten Indramayu, namun Wakil Bupati dua periode itu optimis Kabupaten Beltim mampu menggenjot potensi sumber daya yang ada. Tahun 2017 lalu, Kabupaten Indramayu memperoleh PAD sekitar Rp 400 milyar, sedangkan Kabupaten Beltim Rp 93 miliar.

“Kan baru 15 tahun, masih memungkinkan untuk menggali sumber-sumber potensi dari pendapatan yang lain. Saya lihat banyak yang bisa dikembangkan dari potensi tersebut,” tukas Supendi.

Menurut mantan Sekda Indramayu tersebut jika Pemkab Beltim ingin fokus membangun pariwisata kesempatan menambah PAD akan besar. Hal ini mengingat masyarakat dan sumber daya alam sudah cukup mendukung.

“Saya lihat aktivitas pariwisata sudah mulai tampak, saya salut di sini. Sikap masyarakatnya ramah, semalam pas saya ngopi di pasar banyak yang komunikatif,” ungkapnya.

Selain itu, Supardi menyatakan potensi kuliner dan budaya kopi dapat memberikan kesan tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Bahkan diakuinya ia ketagihan makan singkong goreng dan kopi di pasar Manggar.

“Jujur makanan di sini cocok dengan kita, sama-sama orang laut. Kopinya kita pas datang ke sini, mantap. Saya bahkan abis makan goreng singkong dua piring,” ujarnya. (Diskominfo Beltim/kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here