Beranda Utama Nazalyus dan Firyadi Ditahan Kejari Bangka

Nazalyus dan Firyadi Ditahan Kejari Bangka

368
BAGIKAN

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka menahan 2 PNS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Salah satunya adalah mantan kepala Dinas Kehutanan (Dinhut) Babel Nazalyus dan Firyadi Riyandani terkait statusnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit rehabilitasi pesisir Desa Reno dan Air Anyer.

Nazalyus bersama Firyadi digiring mengenakan rompi kejaksaan pada Kamis malam (25/1/2018) dan dikirim ke LP Tua Tunu Pangkalpinang. Keduanya menyusul kontraktor proyek tersebut yakni Aan Sukayat selaku Direktur CV Djohar Putra.

“Hari ini sudah dibuatkan surat perintahnya dan ditahan,” kata Kepala Kejari Bangka Supardi secara singkat mengutarakan ke wartawan perihal penahanan ini.

Sebelum ditahan Nazalyus dan Firyadi tampak diperiksa di ruang Pidsus Kejari Bangka. Tampak juga beberapa PNS Dinhut Babel ikut dimintai keterangan. Proyek pengadaan bibit untuk rehabilitasi DAS Pantai Rebo-Air Anyir ini diduga ada mark up dan ditemukan kegagalan dalam perencanaannya.

Kejaksaan menjerat dengan Primer Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Diduga akibat tindak pidana korupsi ini nilai kerugian negara kurang lebih sekitar Rp 500 juta. Baik Nazalyus maupun Firyadi menolak memberi tanggapan saat wartawan menanyakannya. Demikian juga pihak penasehat hukum, Budiyono belum mau memberi keterangan. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here