Beranda Utama 2018, Sudah 2 PNS Kabupaten Bangka Dipecat

2018, Sudah 2 PNS Kabupaten Bangka Dipecat

557
BAGIKAN

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com – 2 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten bangka yang terkena masalah hukum pada tahun 2017 lalu dipecat pada Januari tahun 2018. 2 PNS tersebut adalah oknum bidan Ningsih pernah menjadi PNS Dinas Kesehatan tersangkut kasus aborsi dan PNS di dinas Pekerjaan Umum yang terkait korupsi di Universitas Bangka Belitung (UBB).

“Untuk bidan itu (bidan Ningsih) sudah diberhentikan sebagai PNS,” ungkap Surtam A. Amin selaku Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bangka, Kamis (18/1/2018).

Mengenai pemberhentian Silvi yang merupakan mantan bendahara DPPKAD Kabupaten Bangka sekaligus terpidana untuk korupsi dana bantuan sosial sudah diberhentikan sementara. Silvi hanya menerima 50% gaji ketika diberhentikan sementara. Silvi pada Sidang terakhir kasusnya diganjar 7 tahun penjara oleh pengadilan Tipikor Bangka Belitung.

“Kita menunggu karena kemarin untuk Silvi ada putusan. Kita menunggu setelah 14 Hari apakah Silvi banding atau tidak. Seandainya dia tidak banding berarti inkrah. Maka akan dilanjutkan dengan pemberhentian,” jelas Surtam.

Untuk bidan Ningsih yang juga divonis bersalah dalam kasus aborsi diajukan pemberhentian bersama dengan PNS Dinas PU kasus UBB pada tahun 2017 dan dinyatakan diberhentikan sesuai surat keputusan pemberhentiannya pada 1 Januari 2018. Sedangkan Silvi yang statusnya diberhentikan sementara hingga saat ini masih tercatat sebagai PNS.

” Itu (bidan Ningsih) sudah keluar surat pemberhentiannya 1 Januari 2018. Kalau Silvi masih PNS karena kan baru surat pemberhentian sementara, tapi kalau sudah inkrah dia akan diberhentikan,” imbuhnya.

“2017, (yang diberhentikan) bidan tadi dan satu lagi pegawai PU. Pegawai PU kasusnya di UBB bukan di kita, dia diminta bantuannya oleh UBB beberapa tahun yang lalu untuk menjadi pejabat pembuat komitmen, maka diberhentikan juga pada 1 Januari 2018, prosesnya dari tahun 2017 tapi keluar pemberhentiannya Januari 2018,” paparnya.

Mengenai baru-baru ini ada oknum PNS yang tertangkap tindak pidana judi di Riau Silip juga diakui sebagai PNS di Kabupaten Bangka. Namun sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan. Apabila nanti ada laporan oknum PNS ditangkap dan ditahan BKPP akan melakukan pemberhentian sementara terhadap PNS tersebut.

Pihaknya kerap menghimbau PNS di Kabupaten Bangka agar berhati-hati dalam bertindak supaya tidak tersangkut persoalan hukum. PNS di harap tidak melanggar disiplin demikianpun halnya dalam momen Pilkada di tahun 2018 PNS di harap tidak terjun dalam politik praktis.

PNS yang terkena pidana umum akan diberhentikan langsung apabila divonis inkrah 2 tahun penjara. Sedangkan untuk kasus pidana khusus korupsi bagi PNS yang memiliki jabatan akan diberhentikan setelah vonis bersalahnya inkrah berapa pun putusannya dari pengadilan.

“Sudah sering kita menghimbau makan saya di akun Facebook pribadi meminta PNS hati-hati, secara formal kita mengirim surat untuk apa-apa yang tidak boleh dilakukan oleh PNS,” tutupnya. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here