Beranda Bangka RSUD Puding Besar Diberi Nama RSUD Pratama Syafrie Rachman

RSUD Puding Besar Diberi Nama RSUD Pratama Syafrie Rachman

139
BAGIKAN

PUDING BESAR, www.kabarbabel.com – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Kesehatan terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya dengan membangun infrastruktur baru di bidang kesehatan. Hal ini terkait dengan diresmikannya Rumah Sakit Pratama Di Kecamatan Puding Besar yang diberi nama Rumah Sakit Pratama Syafrie Rachman, Senin (15/1/2018) oleh Bupati Bangka H. Tarmizi Saat.

Nama Syafrie Rachman diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Pratama di Puding Besar dikarenakan Syafrie Rachman merupakan salah satu putera Bangka yang mempunyai jasa yang sangat besar dan juga sebagai Bupati Bangka periode 17 Juli 1963 sampai dengan 30 Juli 1965. Selain Syafrie Rachman, Pemerintah Kabupaten Bangka juga mengabadikan naman mantan Bupati Bangka dan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali sebagai nama Rumah Sakit tipe D di Kecamatan Belinyu dan juga nama Depati Bahrien untuk RSUD Sungailiat yang direncanakan akan diresmikan pada tanggal 18 Januari 2018 mendatang.

Bupati dalam arahannya mengharapkan keberadaan RSUD Pratama Syafrie Rachman di Kecamatan Puding Besar memberikan kemudahan akses kesehatan untuk masyarakat terutama di daerah Puding Besar dan sekitarnya.

“Semoga dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga tidak perlu lagi datang ke RSUD Depati Bahrien, kecuali jika ada hal yang penting dan mendesak,” ungkap bupati.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut mengatakan, pembangunan infrastruktur baru seperti RSUD Pratama Syafrie Rachman di Kecamatan Puding selain memikirkan untuk masa sekarang juga untuk memberikan generasi yang akan datang.

“Kita mesti memikirkan masa 50 yang akan datang, tanpa meninggalkan masa sekarang, semoga bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, dengan adanya hibah lahan dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangka sangat memberikan apresiasi dan sangat terbantu dengan adanya hibah lahan dari masyarakat ini.

“Ini merupakan salah satu bentuk quaterhalic yang sering saya sampaikan, sedang berjalan, dan kita ini ibaratnya kita sudah di gigi tiga, tinggal percepatannya saja, mau gigi empat, lima atau enam, yang penting untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Bangka,” katanya.

Kedepan diharapkan dengan sudah semakin lengkapnya pusat kesehatan di Kabupaten Bangka, bupati harapkan kualitas pembangunan dan pelayanan kesehatan juga semakin meningkat.

“Ini kita ingin semuanya berjalan lancar semuanya untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Harmendo selaku ketua panitia peresmian Rumah Sakit Pratama Rahman yang menggunakan anggaran sebesar Rp 7 milyar lebih ini menjelaskan, pembangunan rumah sakit jenis pratama ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemudahan dalam akses kesehatan kepada masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Puding Besar dan sekitarnya.

“Kita harapkan dengan adanya Rumah Sakit Umum Daerah Syafrie Rahman, dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” lapor Harmendo.

Dikatakannya, Rumah Sakit Umum Daerah Syafrie Rahman untuk sekarang ini memberikan pelayanan kesehatan dan dilengkapi dengan beberapa fasilitas untuk mendekatkan akses dan rujukan untuk masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama di wilayah kecamatan Puding Besar seperti ruang rawat inap, rawat jalan, laboratorium, farmasi, dan Instalasi Gawat Darurat dan juga administrasi.

“Untuk sementara kita miliki beberapa fasilitas dan tahun 2019 akan kita tambah kembali pembangunanya,” jelas Harmendo. Sementara itu, Prof Dr. Bustami Rahman yang juga ahli waris dari Safrie Rachman mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka.

“Semoga ini merupakan aset yang tak ternilai hargannya,” ungkap Bustami yang sebelumnya menjabat Rektor UBB.

Peresmian RSUD Pratama Syafrie Racham dihadiri juga anggota DPRD Bangka, para asisten setda Bangka, kepala OPD, tokoh agama, pemuda, masyarakat, dan pelaku kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Bangka dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here