Beranda Babel Insentif Guru TPA Beltim Naik

Insentif Guru TPA Beltim Naik

279
BAGIKAN
????????????????????????????????????

Kabarbabel.com–Sebanyak 505 Orang Guru Taman Pendidikan Al-Quran di Kabupaten Belitung Timur menerima insentif periode Juli-Desember 2017, Rabu (27/12). Masing-masing guru menerima Rp 1,8 juta.

Penyerahan insentif diberikan secara simbolis oleh Bupati Belitung Timur (Beltim), Yuslih Ihza kepada perwakilan guru Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dari tiap kecamatan.

Sesuai janjinya, Yuslih akan menaikan insentif guru TPA dari sebelumnya Rp 300 ribu per bulan, menjadi Rp 350 ribu per bulan. Kenaikan insentif akan segera berlaku mulai tahun 2018 mendatang.

“Sebenarnya saya berharap lebih dari itu, cuman dapatnya hanya Rp 50 ribu. Doakan saja agar keuangan kita meningkat jadi bisa kita naikkan lagi,” kata Yuslih seusai menghadiri Penyerahanan Insentif di Auditorium Zahri MZ.

Meski hanya naik Rp 50 ribu, Yuslih menjelaskan total anggaran yang disiapkan untuk insentif guru TPA bertambah dari Rp 1,8 milyar setiap tahun, menjadi Rp 2,1 milyar. Kenaikan diperkirakan berjumlah Rp 303 juta.

“Kita minta tidak ada lagi perubahan jumlah guru TPA, soalnya anggaran sudah kita siapkan. Cukup 505 orang saja, agar nanti gak ada lagi keterlambatan pembayaran insentif,” ujarnya.

Yuslih mengatakan kenaikan insentif merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Beltim terhadap guru-guru TPA. Ia berharap dengan adanya kenaikan akan menambah semangat guru-guru.

“Mudah-mudahan dengan jumlah yang tak terlalu banyak ini dapat buat guru-guru TPA tambah rajin ngajarnya. Anak-anak kita juga akan ngerti dan tahu baca tulis Al Qur’an dan semangkin banyak orang-orang baik di Beltim ini,” harapnya.

Dalam masa pemerintahannya, Yuslih sudah dua kali menaikkan insentif guru TPA. Sebelumnya tahun 2016 lalu, insentif juga sempat dinaikan dari Rp 250 per bulan menjadi Rp 300 ribu.

Selain akan memberikan tambahan kenaikan insentif, Pemkab Beltim juga akan memberikan baju batik untuk seluruh guru TPA.

Salah seorang guru TPA, Rizky Openi Norika (30) mengucap syukur dengan adanya kenaikan insentif dan pemberian baju batik. Ia mengaku sudah lama menantikan kabar kenaikan insentif tersebut.

“Alhamdulillah syukur, akhirnya naik juga. Kita terima kasih Pemda sudah mau peduli,” ucap Rizky.

Meski hanya naik Rp 50 ribu, pengajar di TPA Seroja Desa Padang Kecamatan Manggar itu merasa lebih sedikit terbantu. Selama ini uang hasil mengajar TPA ia gunakan untuk menambah kebutuhan sehari-hari dan untuk membayar uang kuliah.

“Lumayan untuk sehari-hari, untuk anak terus juga bayar uang kuliah di UT (universitas Terbuka-red),” ungkapnya. (ril/dei)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here