Beranda Kriminalitas Jalani Sidang Perdana, Dakwaan JPU Sebut Budi Tikal-Panglima Siapkan Senjata Tajam

Jalani Sidang Perdana, Dakwaan JPU Sebut Budi Tikal-Panglima Siapkan Senjata Tajam

163
BAGIKAN

SUNGAILIAT, www.kabarbabel.com -Terdakwa Tubagus Budhy Pirbani alias Budi Tikal alias Panglima menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (19/9/2017). Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Jonson Parancis didampingi dua hakim anggota Narendra dan Beny dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kajari Bangka, Marina didampingi Beni Kristanto.

Dalam dakwaannya, Mariana menyebutkan penyerangan yang didalangi oleh terdakwa terjadi pada Kamis, 15 Januari 2015 sekitar pukul 16.00 WIB di Kolong Buaya Jelitik. Saat itu, terdakwa mempersiapkan tas berwarna biru yang berisi badik, parang, pedang, tombak dan mengerahkan sejumlah warga nelayan untuk melakukan penyerangan terhadap para penambang di lokasi tersebut.

Sesampainya, di lokasi tambang Kolong Buaya Jelitik, terdakwa membagi-bagikan senjata tajam yang telah ia siapkan kepada sejumla nelayan. Hanya saja, saat sejumlah nelayan enggan mengikuti perintah, terdakwa sempat berang dan memaki sejumlah nelayan yang enggan mengikuti perintahnya.

“Kalian ini bugis pengecut, bugis banci, bugis tai pilat. Jika terjadi apa apa, saya yang bertanggung jawab sepenuhnya, baik keluarga bahkan menjamin semuanya sampai seumur hidup,” kata Mariana saat membacakan kutipan dakwaannya.

Atas ucapan, makian dan janji yang diberikan, sejumlah nelayan yang berada di lokasi akhirnya mengikuti perintah terdakwa. Nelayan membawa senjata tajam mendatangi Kolong Buaya dan meminta penambang menghentikan penambangan tersebut. Para penambang pun akhirnya menghentikan aktivitasnya lantaran dikejar.

Atas perbuatannya, terdakwa Budi Tikal dijerat Undang-Undang Darurat karena terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum bersama saksi Ratno Daeng Mapiwalli, saksi Samsu serta saksi-saksi lainnya saat itu. Terhadap dakwaan yang dibacakan oleh JPU dimuka sidang, dua orang kuasa hukum terdakwa Batin Tikal mengajukan eksepsi pada persidangan pekan depan. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here