Beranda Utama Syarli : Kalau Tidak Bisa Hentikan Aroma Bau Limbah, Stop Saja Aktivitasnya

Syarli : Kalau Tidak Bisa Hentikan Aroma Bau Limbah, Stop Saja Aktivitasnya

137
BAGIKAN

*KNPI Bangka Sikapi Pabrik Tapioka di Kenanga

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, DPD KNPI Kabupaten Bangka bersikal soal polusi limbah Pabrik Tapioka di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat yang dikeluhkan warga. Organisasi kepemudaan di Kabupaten Bangka ini meminta pihak pabrik segera mengatasi persoalan itu.

“Apabila benar-benar tidak mampu maka langkah terakhir pabrik harus menutup operasionalnya yang telah meresahkan masyarakat tersebut. Kalau memang pabrik tidak mampu untuk menghilangkan aroma limbah itu, stop saja aktivitasnya karena sudah berjalan 3 bulan dari batas waktu yang diminta untuk menanganinya,” kata Ketua DPD KNPI Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah, Minggi (16/9/2017).

Ditegaskannya, KNPI akan berada di pihak masyarakat terkena dampak polusi baunya limbah pabrik itu.
Sikap ini dikeluarkan KNPI Bangka karena tak kunjung usai penanganan yang dilakukam pihak pabrik.

“Kita paham pemda menghadirkan investor sebagai tujuan dari pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Termasuk dalam hal ini dalam pembangunan pabrik tapioka tersebut. Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, saya rasa lebih baik tidak diteruskan. Tidak akan sampai ke level sejahtera kita jika aroma limbah itu tak kunjung teratasi,” tegasnya.

Keluhan aroma tak sedap limbah pabrik juga tidak ada transparansi manajemen pabrik untuk menjelaskan ke publik. Ia meminta hal ini perlu mendapat kajian serius karena masyarakat terkena dampak bukan 1 atau 2 orang saja tetapi ratusan bahkan ribuan jiwa.

“Hak udara sehat, bersih dan segar adalah hak masyarakat. Mengatasi masalah ini, perlu sikap jelas dan tegas dari manajemen pabrik maupun pemda jangan masyarakat saja yang jadi korbannya,” pinta Syarli.

Ditambahkannya, kalau tidak juga bisa diatasi masalah limbahnya maka jangan ragu untuk menghentikan aktivitasnya supaya tidak menjadi masalah terus berlarut tanpa solusi. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here