Beranda Opini KONI Bangka, Antara Harapan dan Kenyataan

KONI Bangka, Antara Harapan dan Kenyataan

84
BAGIKAN

Heru Sudrajat
(Wartawan www.kabarbabel.com).

SUNGGUH kita berbangga jika KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Bangka, menargetkan dua besar di ajang pesta olahraga se Provinsi Kepuluan Bangka Belitung yang akan digelar tahun depan. Sebagai warga masyarakat pencinta olah raga, tentunya sangat berharap sekali dengan target tersebut menjadi kenyataan.

Meski itu baru dalam batas impian mengejar prestasi harus dimiliki oleh daerah demi citra daerah. Sebab jika impian itu berhasil, berarti pembinaan olahraga di Bumi Sepintu Sedulang ini tidak sia-sia dan benar-benar dijalankan dengan baik. Namun jika impian itu pudar, berarti pemkab Bangka gagal dalam membina olahraga. Mengingat beberapa kali Bangka gagal menembus juara umum.

Maaf, tulisan ini hanya sekedar masukan untuk memberi semangat agar di ajang PORPROV nanti, pemkab Bangka tidak lagi menempati urutan sesuai dengan pelaksanaan PORPROV yang sudah ke sekian kalinya. Kita harus bangkit dan bergerak dalam pembinaan atlet-atlet yang bakal diturunkan di ajang pesta akbar olah raga tingkat propinsi nanti.

Meski sebenarnya banyak tantangan yang harus dihadapi oleh KONI itu sendiri. Baik tantangan finansial yang dirasa sangat minim sekali untuk memburu prestasi, masih ditambah adanya rumor kurang harmonisnya antara pengurus KONI dengan pemerintah.

Kita juga tidak tahu hal itu terjadi dan kita juga tidak mau tahu tentang persoalan itu. Tentunya yang masyarakat inginkan, olahraga di Kabupaten Bangka maju dan tidak membuat malu daerah ini. Sebagai kabupaten tertua di Bumi Serumpun Sebalai ini, tapi di bidang olahraga ketinggalan dengan kabupaten pemekaran.

Untuk itu semua berpulang pada ketegasan pembuat kebijakan di daerah ini dan tentunya KONI juga harus banyak berbenah serta introspeksi kebelakang mau mengukur kekuatan diri sendiri dan juga kekuatan orang lain. Bagaimanapun kemajuan olahraga di daerah ini tidak saja hanya menjadi tanggung jawab KONI, namun menjadi tanggung jawab pemerintah dan juga semua warga masyarakat .

Sebab tanpa ada rasa kebersamaan dalam pembinaan olahraga, rasanya susah untuk berprestasi. Terlebih persoalan dana, barangkali pemerintah harus bersikap arif. Karena tanpa dana berlebih, kita tidak yakin impian masuk dua besar pada ajang PORPROV terealisasi.

Sungguh berat sekali untuk memburu 60 medali emas di PORPROV nanti. Sebab tanpa ada kompromi kucuran dana dari pemerintah, otomatis KONI pun tidak bisa bergerak dan banyak catatan yang membuat diri kita risi untuk membacanya. Even-even olahraga yang muncul di daerah ini, sepertinya di dominir oleh pemerintah, meski KONI juga menggelar beberapa even olah raga.

Seyogyanya suka tidak suka dan mau tidak mau, pemerintah tetap harus berkoordinasi dengan KONI. Rasanya menjadi sejuk ketika ada pertemuan bupati Bangka dengan pengurus KONI Bangka beberapa hari lalu guna membahas persiapan PORPROV 2018. Semoga setelah adanya pertemuan membuat kondisi olah raga kita semakin membaik dan tidak ada lagi rumor adanya ketidak cocokan antara bupati Bangka dengan pengurus KONI.

Tentunya semua berpulang pada diri kita masing-masing untuk sama-sama memiliki niat ikhlas mengembangkan olahraga di daerah ini. Jangan sampai pertemuan hanya sekedar pelipur lara dan akhirnya menyesakan dada.

Target dua besar di PORPROV nanti, tidak semudah dengan kata yang diucapkan. Mengingat lawan-lawan yang dihadapi cukup berat dan mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik plus dana yang lumayan besar. Semua harus kompak fokus dalam mempersiapkan atelet-atelet yang bakal turun digelanggang olahraga.

Pemerintah tetap harus sport memberi semangat atelet dan berupaya semaksimal mungkin mengucurkan dana. Sebaliknya pengurus KONI juga harus lebih gencar lagi dalam pembinaan atlet. Jangan sampai kesibukan terpecah, mengingat tahun depan juga disibukkan dengan pemilihan kepala daerah Kabupaten Bangka.

Pengurus KONI harus sadar betul, dan tahu dengan posisi yang sebenarnya. Jangan sampai terjebak dalam lingkaran tim sukses. Semoga harapan menjadi dua besar tercapai dan jangan sampai terbalik, kenyataan tidak sesua dengan harapan.

*Penulis juga Mantan pengurus KONI Bangka 3 periode dan 1 periode pengurus KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here