Beranda Utama Diduga Cabul, Oknum Dukun di Kayu Besi Nyaris Diamuk Massa

Diduga Cabul, Oknum Dukun di Kayu Besi Nyaris Diamuk Massa

177
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Seorang warga yang diduga oknum dukun cabul nyaris dihakimi massa di Desa Kayu Besi Kecamatan Puding Besar. Kejadian berlangsung‎ pada Minggu (3/9/2017) sekitar pukul 22.45 WIB di RT V Komplek Trans Desa Kayu Besi Kecamatan Puding Besar. 

Informasi yang berhasil dihimpun www.kabarbabel.com, masyarakat yang berjumlah sekitar 30 orang mengajak Kades Kayu Besi dan didampingi anggota Polsek Puding Besar mendatangi rumah Wagino (53) seorang yang disebut dukun. Wagino yang biasa berjualan mie ayam ini memang ikut dituduh sebagai dukun cabul sekaligus dukun santet.

“‎Hal ini berawal pada saat proses pengobatan salah satu warga insial To, dimana dalam perbincangan pada saat kerasukan To menyampaikan bahwa pelaku telah melakukan perbuatan santet terhadap dirinya. Selanjutnya sekitar pukul 22.45 WIB, suami korban inisial Uy memangil  Kades  dan berembuk yang diikuti warga untuk mendatangi rumah saudara serta menghubungi anggota Polsek Puding Besar meminta untuk mendampingi,” jelas Kabag Ops Polres Bangka Kompol. S Sophian, Senin malam (4/9/2017).‎

Awalnya Wagino tidak mau keluar, setelah digedor warga dan dibujuk Kades Kayu Besi, ia kemudian membuka pintu dan langsung diamankan anggota Polsek Puding Besar beserta istri dan 3 orang anaknya. Dukun asal Pulau Jawa ini kemudian dibawa menggunakan mobil Patroli ke Polsek Puding Besar.‎

“Setelah diamankan di Polres Bangka, ia dilaporkan oleh warga inisial Za (28) warga Jade Bahrin Kecamatan Merawang karena telah melakukan pencabulan terhadap korban,” terang Kabag Ops.

Korban kemudian diterima laporannya berdasarkan Laporan Polisi No. Pol / B- 982 / IX / 2017/Babel/Res Bangka tanggal 4 September 2017, tentang dugaan tindak pidana Pencabulan dengan modus Dukun Pengobatan. 
Polisi juga merangkum ‎kronologis kejadian yang mana pada ‎Selasa (29/8/2017) lalu sekitar jam 20.00 WIB, korban dan suaminya datang ke rumah Pelaku di Desa Kayu Besi untuk berobat spritual. Karena korban telah beberapa kali melakukan pengobatan tersebut, setelah sampai di rumah pelaku korban langsung diajak pelaku ke tempat kamar praktek pengobatan sedangkan suami korban menunggu di ruang tv. 

Saat menjalani proses pengobatan pelaku berkata kepada korban, ‘kalau penyakitmu mau sembuh total, maka godam saya harus masuk ke dalam tubuh kamu, jika tidak mau penyakitmu tidak akan sembuh dan akan menyerang balik kepada keluarga’.‎ Korban pun mengikuti apa yang dikatakan pelaku tersebut, kemudian pelaku menyuruh korban menggunakan mukena tanpa pakaian dalam.

“Kemudian pelaku mulai melakukan aksi cabulnya hingga persetubuhan ke korban. Pelaku juga sempat meminta agar korban tidak memberitahu ke siapapun karena kalau sampai menyebarkan hal itu ke orang lain korban bisa tidak selamat,” jelas Kabag Ops.

Dari kejadian ini polisi mengamankan barang bukti berupa‎ 1 lembar kain hordeng warna hijau,1 helai baju tangan panjang,1 buah Sarung,1 buah ambal merah,1 buah keris kuning, 4 buah kemeyan dan 1 buah bunga. Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Bangka untuk proses lanjut. Selain itu dilakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengantisipasi adanya korban-korban lainnya. (kbc).‎

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here