Beranda Citizen Jurnalis Ikuti Napak Tilas KNPI Bangka, Jadi Tahu Sejarah Kepahlawanan di Bangka

Ikuti Napak Tilas KNPI Bangka, Jadi Tahu Sejarah Kepahlawanan di Bangka

60
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Kegiatan yang masih dalam semarak menyambut dirgahayu RI ke 72 tahun 2017 dilakukan DPD KNPI Kabupaten Bangka dengan merangkul dan mengajak pemuda pemudi untuk mengetahui sejarah pertahanan perjuangan di Pulau Bangka.‎ DPD KNPI Kabupaten Bangka selain napak tilas juga menyemarakkan berbagai kegiatan dalam rangka HUT RI dengan pertandingan gaple, membaca puisi, bakti sosial dan sebagainya.

Terkait kegiatan napak tilas, salah satu peserta napak tilas, Tikawati yang juga mahasiwi Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat mengatakan, ia bersama-sama teman mahasiswa lainnya tertarik atas kegiatan yang diselenggarakan DPD KNPI Kabupaten Bangka sebagai rangkaian kegiatan gebyar merah putih tersebut.

Tikawati yang merupakan mahasiswi perwakilan dari Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat mengatakan, selama kegiatan sangat terasa menyatu antar sesama peserta mahasiswa baik dari kampusnya maupun dari Universitas Bangka Belitung (UBB) dan STAIN SAS Babel. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, Kamis (24/8/2017) ia bersama peserta lain diajak untuk berwisata sejarah menelusuri jejak-jejak para pahlawan yang ada di Bangka.‎ Perjalanan dengan menggunakan sebuah bus berawal dari Sungailiat menuju Taman Makam Pahlawan Pawitralaya Pangkalpinang.

Bermula dari Taman Makam Pahlawan Pawitralaya peserta melanjutkan perjalanan ke Tugu Pahlawan 12, dan lanjut ke Benteng Kotawaringin, lalu ke Tugu Pahlawan Empat hingga berakhir di Taman Makam Pahlawan Sungailiat.

“Sangat terharu ketika kami singgah di Taman Makam Pahlawan 12 karena bapak yang menjadi juru kunci di sana menceritakan sejarah kenapa 12 orang pahlawan dimakam di satu tempat yang sama,” kesan Tika atas kegiatan napak tilas.

Ia mengetahui, bahwa secara kebetulan atau tidak peristiwa yang terjadi di tahun 1946 pada hari Kamis waktu itu tepat pukul 12.00 WIB. Kebetulan yang terjadi adalah, jumlah peserta napak tilas berjumlah sebanyak 12 orang persis sama dengan jumlah 12 pahlawan di makam tersebut.

“Mendengarkan cerita sejarah ini yang membuat terbakarnya semangat untuk menjadikan NKRI sebagai harga mati dari perjuangan mereka,” tutur Tika.

Ketika berada di Benteng Kotawaringin Puding Besar, ia bersama teman-temannya melihat sisa benteng pertahanan yang kurang terawat dan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah kota. Padahal benteng tersebut menyimpan sejarah hebat soal bagaimana para pahlawan Bangka menahan agar Belanda tidak masuk kota.

Ia bersama peserta lainnya jadi tahu kalau Harimau garang atau dikenal dengan Singayudha, Abdul Majid adalah pahlawan yang berasal dari Banjarmasin Kalimantan tapi berperang sampai titik darah penghabisan untuk Bangka.

“Dari perjalanan hari ini kami menjadi tahu tempat-tempat sejarah Bangka, dan mengenal pahlawan-pahlawan Bangka,” ucap Tika mengaku terkesan.

Sementara itu untuk napak tilas jejak-jejak pahlawan pejuang kemerdekaan RI di Kabupaten Bangka yang diselenggarakan DPD KNPI Kabupaten Bangka bertujuan agar generasi pemuda tidak lupa sejarah perjuangan pahlawan. Mengandeng peserta dari kalangan mahasiswa berbagai kampus di Pulau Bangka sengaja dikemas dengan kunjungan ke berbagai tempat pusat peninggalan perjuangan kemerdekaan RI di Bangka.

“Jangan sampai sejarah para pahlawan Bangka hilang di negeri sendiri,” kata Syarli Nopriansyah selaku Ketua DPD KNPI Kabupaten Bangka di sela-sela kegiatan.

(Tikawati-Mahasiswi Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here