Beranda Kriminalitas Kaki 2 Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Kaki 2 Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

58
BAGIKAN

PANGKALPINANG – www.kabarbabel.com, Bekerjasama dengan Tim Satgas 3C Polres Bangka Tengah dan Polda Babel, tiga pelaku terkait Pencurian Kendaraan Bermotor Mulyadi (22), asal Serang dan Dian Saputra (20) beserta penadah, Dedi Dores (40), asal Palembang ditangkap di Koba, Bangka Tengah. Tim satgas berhasil meringkus 2 pelaku curanmor dan 1 orang penadah pada Selasa (1/8/2017).

Bahkan, Mulyadi dan Dian terpaksa ditembak di kakinya lantaran hendak melawan. Kepada wartawan, Mulyadi menerangkan bahwa Dian yang menjadi dalang dari aksi pencurian ini. Mereka mencuri sebuah sepeda motor Merek Honda Scoopy di kawasan Pasir Padi dan sepeda motor merek Yamaha Xeon di kawasan Jembatan 12 beberapa waktu lalu. 

“Dian ngajak, mau nggak nyuri motor. Kalau dak berani, biar saya saja yang ambil,” kata Mulyadi kemarin (2/8/2017).

Aksi kedua pelaku ini pun berlangsung dengan mudah. Selain para pemilik yang lengah, kunci sepeda motor pun masih tergantung. Kebetulan lewat ia keduanya melihat ada motor, lalu timbul niatnya mencuri. Sewaktu itu, kunci juga masih tergantung di motor.

“Jadi saya yang bawa motornya,” ujar Dian.

Keduanya beralasan mencuri sepeda motor karena butuh uang untuk jajan sehingga langsung niat melakukan tindak kriminal ini. Sementara Mulyadi, walaupun ragu ikut mencuri, tapi dirinya tetap ikut juga. Dalam 2 aksi tersebut, Dian dan Mulyadi pun beraksi bersama-sama.

Khusus untuk Dian ternyata bukan pemain baru. Sekitar setahun lalu, dirinya baru bebas dari penjara karena kasus serupa. Walaupun dirinya berdalih dijebak oleh temannya untuk kasus terdahulu. 

“Kemarin dipenjara karena kasus ni lah (curanmor,” red). Tapi itu bukan ku pelakunya, ku dijebak,” ujarnya.

Dari hasil pencurian, baik sepeda motor Scoopy dan Xeon diserahkan kepada Dedi Dores untuk dijual. Dedi tidak dapat menolak permintaan keduanya karena Dian adalah pacar anak Dedi. 

“Ku juga mau nolong, dak seger lah karena dia ini pacar anak saya, due motor dijual sama jaringan yang sama lah,” sebut Dedi.

Dedi sebenarnya sudah bertanya kepada kedua pelaku soal surat-surat kendaraan tersebut. Namun, dengan berbagai alasan dari Dian, Dedi pun mempercayai saja. 

“Ku juga dak tau la, bukan ku yang nyuri sepeda motor, cuma bantu jual. Orang due ni juga ikut ngejual sama-sama. Kemarin ade nanya surat, katanya itu motor yang banyak-banyak dari TI,” sebut Dedi.

Terkait penangkapan pelaku curanmor ini berawal dari informasi yang diperoleh Tim Satgas 3C Polres Pangkalpinang tentang keberadaan sepeda motor yang dicuri sudah dijual. Penjualan dilakukan di kawasan Tanjung Kerasak, Lubuk Besar. Setelah berkoordinasi dengan Tim Satgas 3C Polres Bangka Tengah dan Polda Babel, tim pun bergerak untuk mendapatkan 1 unit sepeda motor curian tersebut.

Aparat mendapatkan 1 unit sepeda motor Scoopy yang tidak dilengkapi surat dan setelah dilakukan pengembangan lagi didapatkan keberadaan 1 unit sepeda motor Xeon tidak dilengkapi surat. Dari penyelidikan asal kendaraan, didapatkan bahwa penjualnya adalah ketiga orang tersebut yaitu Mulyadi, Dian dan Dedi.    

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi membenarkan penangkapan tersebut. Para pelaku yang sudah berhasil ditangkap sekarang masih dilakukan pendalaman pemeriksaan. 

“Kita masih selidiki apakah masih ada jaringan lainnya. Untuk penadah juga akan kita dalami apakah memenuhi unsur pidana untuk ditetapkan sebagai  tersangka,” ujar Raspandi. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here