Beranda Peristiwa Belasan Bagan Tancap Roboh, Puluhan Nelayan Selamat

Belasan Bagan Tancap Roboh, Puluhan Nelayan Selamat

49
BAGIKAN

*Masih Belasan Dalam Pencarian

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Belasan bagan tancap milik nelayan tradisional Sungailiat yang berada di seputaran perairan laut Rebo Roboh akibat angin kencang di sertai gelombang tinggi. Atas kejadian tersebut, puluhan nelayan sekitar selamat dari maut. Sementara itu belasan nelayan lainnya dalam pencarian tim gabungan.

Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan saat ditemui di pantai Rebo (16/7/2017, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya tadi pagi dari nelayan setempat, belasan bagan milik nelayan daerah ini roboh akibat cuaca buruk.

“Kejadiannya terjadi sekitar pukul 01.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB tadi malam dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter lebih dan terdapat belasan bagan roboh,” sebutnya.

Akibat kejadian tersebut, puluhan nelayan yang sebelumnya di kabarkan hilang berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai setelah sebelumnya sempat terombang ambing di atas permukaan air laut pasca robohnya belasan bagan tancap nelayan ini.

“Sampai hari ini dari data yang kita terima, sebanyak 21 orang nelayan sudah di evakuasi ke daratan dan 11 orang nelayan lainnya yang belum terdeteksi keberadaannya,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam evakuasi puluhan nelayan yang selamat ini melibatkan nelayan setempat di bantu Lanal Babel, Satpolair Polda Babel dan Satpolair Polres Bangka.

“Dari 21 orang nelayan yang selamat dalam kondisi baik baik saja dan sempat diberikan vitamin pasca kejadian ini,” imbuhnya.

Ridwan menyayangkan sikap pemilik bagan yang enggan melaporkan bagannya kepada dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka. Karena, dari 80 bagan yang terdeteksi oleh pihaknya, hanya sebagian bagan saja yang telah memiliki izin mendirikan bagan di perairan laut Rebo.

“Informasi yang kita terima ada sekitar 80 bagan, tapi yang terdeteksi di DKP Bangka, belum sampek setengahnya. Dan kepada pemilik bagan diimbau untuk mengurus surat izin bagannya di DKP,” ujarnya.

Ditambahkannya, dalam kesempatan yang sama, kejadian laka laut juga terjadi di perairan laut pulau tujuh, kecamatan Belinyu yang mana 4 orang nelayan dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian oleh Basarnas Babel.

“Di Belinyu juga ada kejadian kapal nelayan yang pecah di perairan laut tujuh dan sampai sekarang belum diketahui keberadaan ABK nya yang berjumlah 4 orang, 1 nahkoda,3 ABK,” tandasnya.

Atas kejadian ini, Ridwan mengaku sudah memberikan himbauan kepada seluruh nelayan daerah ini yang masih melakukan penangkapan ikan diperairan laut Bangka melalui via Handy Talky diminta untuk menepi ke daratan mengingat kondisi cuaca perairan laut Bangka saat ini dalam keadaan ekstrim.

“Himbauan sudah kita berikan agar nelayan yang masih melaut diluar sana agar menepi dan pulang karena cuaca ekstrim dengan ketinggian gelombang mencapai 3 meter lebih untuk menghindari kejadian kejadian yang tidak kita inginkan,” himbaunya. (lio).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here