Beranda Peristiwa Pelimbang Tewas di Area Tambang PT STS Pemali

Pelimbang Tewas di Area Tambang PT STS Pemali

134
BAGIKAN
Pihak Polsek Pemali mengecek lokasi tambang PT. STS tempat pelimbang timah tewas pada Jumat (14/7/2017) pagi. (Foto:Aurelio/www.kabarbabel.com).

PEMALI – www.kabarbabel.com, Lokasi tambang milik PT Putra Tongga Samudra ( PT PTS) desa Pemali kembali menelan korban jiwa, Jum’at (14/7). Kejadian kali ini menimpa Sutejo,warga jalan Sumbawa, Desa Pemali saat sedang melimbang pasir timah bersama empat orang rekannya di dalam lokasi PT PTS.

Menurut keterangan salah satu rekan korban, Boyok warga desa Pemali, kejadian tersebut terjadi Jum’at (14/7/2017) pagi sekitar pukul 09.00 WIB saat korban bersama ke empat rekannya sedang melimbang pasir timah secara diam diam di dalam lokasi milik PT PTS.
Saat sedang asik melimbang, tiba-tiba tanah setinggi belasan meter ambruk lalu menimpa korban yang sedang mengeruk pasir timah.

“Kejadiannya sekitar pukul 09.00 WIB, berhubung sering hujan kami nyarik timah di bandar bandar itu. Tanpa disadari korban, tanah setinggi belasan meter ambruk lalu menimpa korban,” katanya.

Melihat korban tertimpa, keempat rekan korban melakukan upaya pertolongan. Dalam waktu 15 menit, korban berhasil ditemukan dalam timbunan tanah yang longsor. Saat kejadian kepala sampai pinggang korban yang tertimbun tanah dengan posisi kaki menghadang ke langit langit.

“Setelah itu kami melakukan upaya pertolongan dengan menggali menggunakan peralatan seadanya,” kisahnya.

Kendati upaya pertolongan telah dilakukan, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian sebelum dibawa ke puskesmas terdekat.

“Waktu itu, die agik idup dan sempat ngorok. Setelah tu, kami langsung cuci muke dan berik die minum. Pas dikasih minum, die nolak dan dak benafas agik,” katanya.

Ditambahkannya, kendati pihak PT PTS sudah memberikan larangan keras kepada warga setempat untuk melimbang timah di lokasi tersebut, para pelimbang pasir timah terus melakukan penambangan pasir timah dilokasi itu secara diam diam.

“Kami melimbang di situ sudah lama, dari mulai tambang buka hingga saat ini. Per harinya hasilnya tidak tentu, kadang kadang sekilo hingga empat kilo,” lanjutnya.

Sementara itu, Kapolsek Pemali, Ipda Harry Frizko saat berada di TKP membenarkan kejadian tersebut. Dalam kejadian ini, korban melimbang di dalam lokasi milik PT PTS yang mana korban tidak pernah meminta izin kepada pemilik lokasi untuk melimbang pasir timah di lokasi tersebut.

Usai jenazah korban berhasil dievakuasi oleh sesama rekannya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan di TPU setempat. Terpantau, Polsek Pemali melakukan kroscek di lokasi kejadian, tim identifikasi Polres Bangka turut hadir di rumah duka untuk melakukan visum terhadap jenazah korban dan memasang garis polisi di lokasi kejadian. (lio).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here