Beranda Utama Pertama Kalinya PN Sungailiat Jatuhkan Hukuman Mati

Pertama Kalinya PN Sungailiat Jatuhkan Hukuman Mati

31
BAGIKAN
Keluarga korban pembunuhan ibu dan anak berada di halaman Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (13/6/2017) dalam sidang agenda putusan. (Foto:Syarif/www.kabarbabel.com).

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Untuk yang pertama kalinya, Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat menjatuhkan vonis hukuman mati kepada seorang terdakwa. Vonis hukuman mati tersebut dijatuhkan PN Sungailiat kepada terdakwa Aliong saat persidangan di gelar di PN Sungailiat, Selasa (13/6/2017).

Humas Pengadilan Negeri Sungailiat, Jhon Paul Mangunsong saat dikonfirmasi mengatakan vonis hukuman mati yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Sungailat kepada terdakwa Aliong sudah berdasarkan fakta fakta hukum serta keterangan para saksi berikut terdakwa saat persidangan di gelar.

“Pertimbanggnya sesuai dengan fakta karena majelis selalu menimbang berdasarkan fakta hukum sebagaimana telah kita ikuti bersama,”ujarnya.

Terhadap putusan hukuman mati yang pertama kalinya di keluarkan PN Sungailiat, Jhon mengaku perbuatan yang dilakukan terdakwa ini tergolong sadis yang mana kejadian itu jarang terjadi di wilayah hukum PN Sungailiat.

“Kalau putusan ini yang pertama kali terjadi disini, ya karena memang selama ini di Bangka kita jarang ada perkara seperti ini. Tapi dalam hal ini, majelis dalam menetapkan putusan sudah memikirkan dengan matang,” katanya.

Ditambahkannya, dalam perkara Aliong, majelis tidak memiliki hal hal yang meringankan terdakwa karena semua perbuatan terdakwa itu sudah menimbulkan keresahan di masyarakat dan berdampak sosial yang luar biasa.

“Terdakwa juga telah mengorbankan anak dibawah umur yang mana anak dibawah umur ini dilindungi oleh negara. Selain itu, kedua korban ini merupakan keluarga dekat terdakwa yang di bunuh dengan cara yang sadis,” katanya.

Atas pertimbangan itulah kata Jhon Paul majelis hakim memvonis hukuman mati kepada terdakwa Aliong. Jhon Paul juga membantah tudingan masyarakat yang meminta agar terdakwa divonis hukuman mati.

“Jadi tidak ada intervensi dan putusan ini murni dari fakta fakta persidangan,” katanya. (rif).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here