Beranda Utama Pengadilan Sungailiat Vonis Terdakwa Aliong Hukuman Mati

Pengadilan Sungailiat Vonis Terdakwa Aliong Hukuman Mati

68
BAGIKAN
Terdakwa Aliong dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Sungailiat, Selasa (13/6/2017). (Foto:Syarif/www.kabarbabel.com).

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Pengadilan Negeri Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memvonis terdakwa Aliong kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak, Imleda dan Aura dengan hukuman mati, Selasa (13/6/2017). Pada sidang di Pengadilan Negeri Sungailiat itu majelis hakim yang diketuai Muhammad Solihin menyatakan terdakwa Aliong telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sesuai dengan pasal 380 KUHP dan pasal 80 ayat 3 nomor 35 tahun 2014 perubahan atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Adapun hal hal yang memberatkan terdakwa,dikatakan hakim ketua yakni perbuatan terdakwa Aliong mengakibatkan kedua korban meninggal dunia dengan cara yang sadis.

“Tidak ada hal hal yang meringankan pada diri terdakwa Aliong dalam perkara,” ujarnya.

Atas dasar itu, majelis hakim menyatakan terdakwa Aliong terbukti secara dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sesuai pasal 380 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 80 ayat 3 nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan menjatuhi hukuman mati.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa Aliong didampingi penasehat hukum terdakwa menyatakan banding.

“Saya menyatakan banding pak ketua,”ujar terdakwa.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum dari Kajari Bangka, Aditya Suleman terhadap putusan majelis hakim mengatakan pikir pikir terlebih dahulu.

Pantauan di lokasi persidangan,usai vonis hukuman mati dijatuhkan majelis hakim kepada terdakwa Aliong dijatuhkan, keluarga korban yang berada diluar ruang sidang langsung menghamburkan beras atas vonis hukuman mati tersebut.

Sementara, dalam persidangan tersebut terungkap perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa terjadi pada 1 Januari 2016 di desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka di kediaman terdakwa.

Pembunuhan tersebut bermula saat korban bertemu dengan terdakwa di lingkungan Jelitik lalu dibawa ke rumah terdakwa. Setelah itu, terdakwa membunuh korban Imelda dan Aura dengan cara yang sadis lalu mayat keduanya dimasukkan kedalam karung sebelumnya dibenamkan kedalam lubang camuy .(rif).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here