Beranda Utama Bidan Aborsi Divonis 6 Tahun Penjara

Bidan Aborsi Divonis 6 Tahun Penjara

58
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Pengadilan Negeri Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjatuhkan vonis hukuman pidana penjara selama 6 tahun kepada terdakwa Sri Mardiningsih (48), Selasa (6/6/2017).

“Menyatakan terdakwa Sri Mardiningsih bersalah karena telah melakukan praktek aborsi illegal dan melanggar pasal 194 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,”ujar Ketua Majelis Surono saat membacakan amar putusan dimuka sidang, Selasa (6/6/2017).

Selain itu menurut Surono, dalam putusannya membacakan, terdakwa Ningsih yang melakukan aborsi selama ini ketahuan aksinya pada 16 Januari 2017 lalu setelah Polsek Sungailiat melaksanakan serangkaian penyelidikan.‎

“Majelis persidangan pun telah menimbang putusan berdasarkan fakta persidangan baik keterangan saksi maupun sejumlah barang bukti,”katanya.

Menurut Surono, Praktek aborsi yang dilakukan terdakwa dinilai‎ tidak sesuai dengan undang-undang kesehatan yang mana aborsi dilakukan apabila ada unsur mengancam nyawa janin dan ibu.

“Sehingga hal ini membuat trauma psikologis bagi korban perkosaan, karena adanya penyakit kronis dan harus dilakukan tenaga ahli atau dokter spesialis,”katanya.

Sementara itu kata dia, terdakwa Ningsih dianggap tidak memiliki kapasitas melakukan itu dan telah melakukan praktek aborsi di kliniknya tanpa prosedural medis yang semestinya.

“Terdakwa secara sah melakukan tindak pidana dan menyatakan terdakwa Sri Mardiningsih terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindakan pidana dengan sengaja,” katanya.

Atas perbuatannya, Ketua Majelis Hakim menjatuhkan denda sebesar Rp 1 milyar kepada terdakwa dan menetapkan terdakwa untuk tetap ditahan.

“Apabila terdakwa tidak membayar denda yang dimaksud, denda yang dimaksud digantikan dengan hukuman 2 bulan penjara,”katanya.

Untuk barang bukti seperti alat kuret, baskom, 1 lembar terpal, 1 kain sarung warna ungu motif bunga‎ di rampas untuk dimusnahkan dan 1 unit Hp Samsung milik terdakwa disita untuk negara serta 1 unit Hp Samsung lainnya diserahkan kepada salah satu saksi pada perkara ini.

Atas vonis yang dijatuhkan, baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum dari Kajari Bangka menerima putusan yang oleh Pengadilan negeri Sungailiat.(rif).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here