Beranda Kriminalitas Oknum Pegawai RSBT Dipolisikan Karena Pukul PNS

Oknum Pegawai RSBT Dipolisikan Karena Pukul PNS

35
BAGIKAN
Ilustrasi : Penganiayaan (Foto : net-www.kabarbabel.com).

PANGKALPINANG – www.kabarbabel.com, Oknum pegawai Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) bagian Medical Record, FG dilaporkan ke Polres Pangkalpinang Selasa (2/5/2017). Dia diduga telah melakukan pemukulan terhadap oknum PNS Bangka Tengah, HA (33), warga Komplek Pepabri Pangkalpinang.

Kasus ini pun masih dalam penanganan Sat Reskrim Polres Pangkalpinang. Korban yang mendatangi Polres Pangkalpinang kemarin mengaku kejadian yang dialaminya berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di RSBT. Semuanya berawal saat dia hendak mengurus surat kematian ibu mertuanya di RSBT sejak tanggal 27 April 2017 lalu.

“Saat itu petugas RSBT memberitahu bahwa pelayanan sudah tutup. Keesokan harinya saya membawa persyaratan yang diminta pihak rumah sakit berupa KK dan KTP sebagai syarat pembuatan surat keterangan kematian, jadi saya datang lagi tadi,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan di depan ruang penyidik Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.

Lamanya proses pembuatan surat keterangan kematian tersebut yang dihitungnya sekitar 5 hari, diakui HA membuatnya hilang kesabaran. Apalagi saat terakhir kemarin dia menanyakan kembali soal surat tersebut, hasilnya nihil lantaran direktur RSBT tidak di tempat seperti yang dikatakan terlapor, FG. HA pun reflek membentak meja. Aksi HA ini pun ditanggapi FG dengan menarik kerah bajunya hingga terjatuh dan diiringi pukulan.

“Kerah baju saya ditarik dan saya terjatuh. Lalu, saya dipukul sebanyak dua kali di pipi bagian kanan dan kiri,” jelas HA.

Hanya saja, secara terpisah FG membantah kejadian yang diterangkan HA. “Korban di depan saya marah -marah terkait pelayanan rumah sakit dan menggerbak meja kerja saya,” kata FG kepada wartawan.

Katanya, FG juga sudah memberikan solusi agar HA menggunakan dokter UGD untuk mengurusi surat kematian. “Tiba-tiba dia gebrak meja kerja saya, saya sempat terpancing (menarik kerah baju HA, red). Namun, saya tidak melakukan pemukulan,” ujar FG

Sampai berita ini diturunkan pihak Penyidik Sat Reskrim Polres Pangkalpinang masih mendalami peristiwa dugaan pemukulan ini. Polisi masih mengumpulkan keterangan pelapor dan terlapor termasuk saksi-saksi dari kejadian ini. (kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here