Beranda Bangka Selatan DPU Basel Anggarkan Rp 2,94 M Untuk Lampu Jalan

DPU Basel Anggarkan Rp 2,94 M Untuk Lampu Jalan

116
BAGIKAN
Bangka Selatan

TOBOALI – www.kabarbabel.com, Pemkab Basel melalui DPU Basel pada tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,94 milyar untuk pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Basel, Anshori mengungkapkan selain mempercantik wilayah, pemasangan lampu penerangan jalan juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi warga saat berkendara di malam hari.

“Pemasangan lampu penerangan jalan ini akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun ini, Pemkab Basel telah menganggarkan dana Rp 2,94 milyar rupiah untuk penerangan di beberapa titik atau ruas jalan. Yang kita prioritaskan di dalam kota Toboali, di desa, di pertengahan jalan, rumah ibadah dan sekolah di awal desa dan di akhir desa,” terangnya dikutip dari port.bangkaselatankab.go.id.

Menurutnya, Lampu yang dipasang adalah jenis lampu LED, meskipun harganya tergolong mahal karena memiliki kualitas bagus dan tahan lama. Peningkatan penerangan jalan diharapkan akan memberikan rasa aman bagi pengendara motor di jalan raya terutama di jalur sepi, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Kita sesuaikan anggaran tersebut dan jumlah yang kita adakan, termasuk tempat – tempat keramaian dan tempat wisata. Saat ini prosesnya sudah selesai lelang sehingga bisa langsung dimulai. Selain itu, secara berhatap Pemkab Basel juga akan menggantikan pemakaian lampu kenis merkuri atau jenis LED agar lebih hebat. Kalau pakai lampu LED jumlah pemakaian daya lebih hebat listriknya, lebih kecil jika dibandikan pakai lampu eis merkuri,” terangnya.

Disisi lain, lanjut Ansori, DPU Basel tetap akan menjalankan program kerja 2016 yang telah disusun untuk aspek keselamatan sektor transportasi. Ia memastikan, aspek keselamatan transportasi akan menjadi prioritas instansinya. Ansori berharap, tingkat keselamatan perhubungan bisa terjaga dan bertambah kualitasnya.

“Mengenai keselamatan transportasi tetap menjadi komitmen kita. Pembangunan disektor perhubungan harus ada bersinergitas antara daerah, pemprov dan pemerintah pusat agar pembangunan dapat memadai dan merata sejajar dengan daerah maju lainnya,” pungkas Ansori. (kbc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here