Beranda Kriminalitas Ketahuan Maling, Tetangga Diringkus Polisi

Ketahuan Maling, Tetangga Diringkus Polisi

66
BAGIKAN
(foto: ilustrasi)

PANGKALPINANG – www.kabarbabel.com, Febrianto alias Febri (22), pendatang asal Lahat, Sumatera Selatan terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolsek Bukit Intan. Dia ketahuan melakukan aksi pencurian di rumah tetangganya sendiri, yaitu Titik Supriyati (41) yang berada di Gang Tegal, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rangkui. Kasus ini pun masih dalam proses penyidikan Polsek Bukit Intan.

Kejadiannya sendiri pada Hari Selasa kemarin (18/04/2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, Titik memang sedang tidak ada di rumah dan pergi menjemput anaknya sekolah. Pintu rumahnya pun memang masih dalam keadaan terbuka saat ditinggalkan. Namun, saat Titik kembali, dia menemukan jendela rumahnya yang seharusnya tertutup, malah terbuka.

Dari sini, korban mulai mencurigai bahwa rumahnya sudah disatroni maling. Apalagi, saat diperiksa, beberapa barang berharga miliknya raib, yaitu 3 buah HP dan perhiasan imitasi. Ditaksir, barang yang hilang tersebut senilai Rp 3.500.000,-. Hanya saja, dia melihat jejak kaki dari dalam rumahnya tersebut mengarah ke rumah tetangganya. Korban pun segera melaporkannya ke Babinkamtibmas wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, Kapolsek Bukti Intan, AKP Diana menugaskan anggotanya yang didampingi warga mendatangi rumah pelaku. Kemudian, polisi pun menggeledah kediaman pelaku. Dari penggeledahan, akhirnya ditemukan HP dan perhiasan milik korban. Dengan bukti-bukti tersebut, pelaku pun digiring ke Mapolsek Bukti Intan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi seizin Kapolres, AKBP Heru Budi Prasetyo membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi harian ini kemarin (20/4). “Memang benar ada kasus pencurian yang dialami korban. Jadi, dari kejadian tersebut dan petunjuk berupa jejak kaki. Dengan petunjuk tersebut, kita berhasil menangkap pelaku tidak lama setelah korban melapor dan sekarang sedang ditangani Polsek Bukit Intan,” kata dia. (kbc)

1 KOMENTAR

  1. Harusnya ibu Titik Supriyati terutama kita sebagai oknum masyarakat Babel harus lebih berhati-hati
    lagi dan lebih waspada terhadap lingkungan sekitar kita, jgn membiarkan rumah kosong tanpa terkunci, apalagi ada anak kecil harus lebih terkontrol di dalam pengawasan orang tua.. Terima ksasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here