Beranda Bangka Selatan Tuberkulosis, Masalah Yang Harus Diselesaikan Bersama

Tuberkulosis, Masalah Yang Harus Diselesaikan Bersama

79
BAGIKAN

TOBOALI – www.kabarbabel.com, Tanggal 24 Maret telah ditandai sebagai hari peringatan Temukan Tuberkulosis (TB) Sedunia. Tema Hari TB Sedunia Tahun 2017 di tingkat nasional adalah Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis melalui TOSS TB (Temukan Tuberkulosis Obati Sampai Sembuh).

“Dengan tema ini diharap agar peringatan Hari TB Sedunia benar-benar akan mendorong dan meningkatkan peran serta dan dukungan masyarakat dalam program penanggulangan. Seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga, dan segenap jajaran lintas-sektor serta semua pemangku kepentingan diharapkan mendukung program penanggulangan TB dan menempatkan TB sebagai masalah yang harus diselesaikan bersama,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan, H. Supriyadi, SKM, MKM memaparkan sambutan Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek,Sp.M.(K), pada saat amanat Apel di halaman Kantor Bupati, Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Basel, Senin (27/3/2017) pagi.

Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium Tuberculosis dan menyebar melalui udara di antara manusia. Saat kita menghirup udara yang mengandung bakteri TBC, kita dapat terinfeksi olehnya. Bakteri dorman/tidak aktif yang disebut TBC laten dapat sewaktu-waktu aktif dan mulai berlipat ganda. TBC aktif ini yang kemudian menjadi penderitanya sakit.

Ia juga menerangkan, salah satu peningkatan indeks manusia indikatornya adalah pendidikan dan ekonomi, supaya derajat kemakmuran terjadi maka kesehatan harus diwujudkan.

“Supaya tetap sehat, jadi kementrian kesehatan menerapkan hidup CERDIK, yang berarti Cek Kesehatan secara berkala, kemudian huruf R diartikan rajin berolahraga , gaya hidup sehat semisal KTR (Kawasan Tanpa Rokok) yang diharapkan merokok pada tempatnya. Sedangkan yang dimaksudkan dengan huruf D yakni diet seimbang, dan I dimaksudkan istrahat yang cukup, serta terakhir huruf K dimaknai dengan kendalikan stres,” urainya

“Mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya adalah tujuan Pembangunan Kesehatan. Tujuan ini dapat dicapai jika Pemerintah bersama Masyarakat berhasil menyikapi berbagai tantangan yang kita hadapi. Tantangan dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis adalah menemukan dan mengobati semua penderita TB sampai sembuh, agar semua penderita TB di Indonesia dapat kembali sehat, hidup berkualitas, dan produktif,” jelas lagi.

Bangka Selatan, lanjutnya, melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana bersama Puskesmas melakukan ketuk pintu. “Kami sudah menscreening kurang lebih 1600 orang dan positif 2 (dua) orang terkena TB,” pungkasnya. (Dinas Kominfo Basel/kbc).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here